peezycoineth.vip

Pemkot Mataram menggelar bazar UMKM sambut Hari Koperasi ke-79

2026-07-22 12:07

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, menyiapkan bazar usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk menyambut peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Ke-79, tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat dipusatkan di Lapangan Sangkareang, pada 25 Juli 2026.

Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Mataram Jemmy Nelwan di Mataram, Rabu, mengatakan, bazar UMKM tersebut akan dibuka selama dua hari yakni 24-25 Juli 2026 di Lapangan Sangkareang, Mataram.

"Pelaku UMKM yang ikut serta dalam bazar tersebut, kami berikan stan secara gratis atau tanpa ditarik biaya apa pun," katanya.

Menurutnya, jumlah stan bazar UMKM yang disiapkan sebanyak 30 lapak, namun 10 diantaranya digunakan untuk UMKM dari Pemerintah Provinsi NTB, sisanya 20 stan untuk UMKM asal Kota Mataram.

Jenis produk UMKM yang akan dijual di bazar, katanya, tentu merupakan hasil produk lokal UMKM asal Kota Mataram baik itu berupa olahan kuliner, kue, kriya, maupun fashion.

"Tapi kuota untuk kuliner diberikan lebih banyak, sebab biasanya kuliner selalu menjadi incaran utama pengunjung di setiap bazar UMKM," katanya.

Selain menggelar kegiatan bazar, peringatan puncak Hari Koperasi tingkat Provinsi NTB di Kota Mataram pada 25 Juli 2026, juga akan digelar sejumlah kegiatan antara lain gerak jalan sehat yang akan dilepas langsung oleh Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal.

Untuk menarik antusias warga berpartisipasi dalam kegiatan gerak jalan sehat tersebut, pemerintah provinsi telah menyiapkan doorprize utama berupa satu unit sepeda motor dan uang muka ibadah umrah, serta berbagai hadiah hiburan lainnya.

"Kami berharap, masyarakat bisa ikut berpartisipasi menyemarakkan peringatan Harkopnas Ke-79," katanya.

Sementara menyinggung tentang apakah ada Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan saat peringatan Harkopnas, Jemmy mengatakan, untuk peresmian KDKMP masih menunggu validasi.

Hal itu sesuai dengan instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram yang meminta agar sebelum KDKMP diresmikan, harus divalidasi apakah sudah layak atau masih butuh perubahan, atau perbaikan.

"Jika semua sudah siap, barulah KDKMP bisa diresmikan atau layak digunakan," katanya.

Jemmy menambahkan, jumlah KDKMP yang saat ini dibangun di Kota Mataram sebanyak empat unit. Dua unit KDKMP sudah rampung 100 persen yakni KDKMP Kelurahan Abin Tubuh dan Babakan.

Sementara KDKMP Kelurahan Ampenan Utara sudah mencapai 70 persen, dan Kelurahan Jempong 60 persen.

"Untuk proyek pembangunan KDKMP itu sepenuhnya dikerjakan pemerintah pusat, kami hanya menerima barang jadi," katanya.

Pewarta : Nirkomala
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026