peezycoineth.vip

Pemkot Medan gencarkan skrining TB lewat Cek Kesehatan Gratis - ANTARA News Sumatera Utara

2026-08-12 12:34

Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara menggencarkan program skiring Tuberkulosis (TB) yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna menekan angka prevalensi penyakit tersebut secara nasional.

"Kita gencarkan skrining TB yang terintegrasi dengan CKG di seluruh kecamatan," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Medan, Rabu.

Ia mengatakan kegiatan tersebut bakal melibatkan seluruh kader kesehatan terkhusus puskesmas di seluruh kecamatan di wilayah itu.

Ia mengatakan pemerintah kota sebelumnya melaksanakan pemeriksaan penyuluhan kesehatan serta penelusuran TB di Kecamatan Medan Labuhan.

"Kemarin, kita baru melaksanakan skrining TB di Kecamatan Medan Labuhan. Kegiatan itu memeriksa 100 orang," kata dia.

Ia mengatakan strategis jemput bola menjadi upaya pemerintah kota setempat untuk menemukan kasus tersembunyi di tingkat rumah tangga.

Dia menjelaskan melalui penelusuran tersebut, warga yang teridentifikasi sebagai kontak erat penderita TB bakal mendapatkan pendampingan medis secara intensif.

Rico Waas mengatakan masyarakat yang teridentifikasi bakal mendapatkan pendampingan mulai dari pemberi terapi pencegahan TB, pemeriksaan lanjutan, hingga penanganan pengobatan gratis sampai dengan dinyatakan sembuh total.

"Artinya kita harus jemput bola. Selain tindakan medis, pemahaman masyarakat tentang bahaya TB juga harus ditingkatkan secara menyeluruh agar warga tidak ragu melaporkan potensi kasus di lingkungan masing-masing," kata dia.

Kementerian Kesehatan meminta pemerintah daerah untuk memperkuat peran tenaga kesehatan hingga tingkat kelurahan dan perdesaan dalam pencegahan penyakit menular.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan penurunan penyakit menular, seperti Tuberkulosis, membutuhkan peran dan kontribusi seluruh elemen masyarakat, terkhusus tenaga kesehatan, karena menjadi salah satu garda terdepan menurunkan penyakit tersebut di tingkat paling bawah.

"Saya meminta para tenaga kesehatan untuk gencar mengedukasi, mendeteksi dini, serta memperluas upaya pemutusan rantai penyakit TB," ujarnya.

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.