Pemkot Padang Panjang Luncurkan PAPAGO untuk Dekatkan Pemerintah dengan Masyarakat
Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, meluncurkan aplikasi Padang Panjang Go (PAPAGO) sebagai upaya memperpendek jarak komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus meningkatkan kemudahan akses layanan publik.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengatakan PAPAGO tidak sekadar menjadi aplikasi layanan digital, tetapi juga sarana bagi pemerintah untuk mendengar dan merespons kebutuhan masyarakat.
“PAPAGO kita hadirkan bukan sekadar sebagai aplikasi, tetapi sebagai salah satu upaya untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah harus hadir, mendengar dan memberikan respons terhadap apa yang disampaikan masyarakat,” kata Hendri saat peluncuran PAPAGO pada malam resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Hoerijah Adam Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Senin (17/8) malam.
Aplikasi yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padang Panjang tersebut mengintegrasikan informasi dan berbagai layanan pemerintah dalam satu platform.
Mengusung konsep “satu aplikasi, banyak akses dan kemudahan”, PAPAGO memungkinkan masyarakat memperoleh berbagai informasi tentang Padang Panjang tanpa harus mengakses sejumlah kanal secara terpisah.
Aplikasi tersebut telah tersedia untuk diunduh melalui App Store dan Play Store. Masyarakat dapat menggunakannya untuk memperoleh informasi pemerintahan, menyampaikan pengaduan dan aspirasi serta mengakses berbagai informasi lainnya.
Salah satu fitur utama PAPAGO yakni Lapor Warga yang menjadi kanal bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, melaporkan persoalan maupun memberikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah.
Setiap laporan yang masuk melalui fitur tersebut akan dipantau petugas di Command Center untuk selanjutnya diteruskan kepada perangkat daerah atau pihak terkait sesuai dengan permasalahan yang dilaporkan.
Selain layanan pengaduan, PAPAGO menyediakan informasi mengenai destinasi wisata dan kuliner serta berbagai informasi menarik lainnya di Kota Padang Panjang.
Melalui fitur tersebut, masyarakat maupun wisatawan dapat mengetahui tempat yang ingin dikunjungi sekaligus memberikan penilaian atau rating terhadap lokasi yang tersedia.
Hendri mengatakan penilaian dari pengguna dapat menjadi masukan bagi pengelola untuk meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus membantu masyarakat dan wisatawan mengenali potensi wisata dan kuliner yang dimiliki daerah tersebut.
Ia menambahkan PAPAGO akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat. Ke depan, aplikasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga menjadi pintu masuk berbagai layanan pemerintahan.
“Ke depan kita berharap PAPAGO terus dikembangkan. Bukan hanya menjadi tempat mendapatkan informasi, tetapi benar-benar menjadi pintu masuk berbagai layanan pemerintah. Masukan dari masyarakat akan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan aplikasi ini,” ujarnya.
Pemkot Padang Panjang mengajak masyarakat memanfaatkan PAPAGO secara aktif. Penggunaan aplikasi secara luas diharapkan dapat memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat serta membantu pemerintah memperoleh gambaran lebih cepat mengenai berbagai persoalan dan kebutuhan di lapangan.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, melaporkan persoalan, memberikan penilaian dan turut berpartisipasi dalam pengawasan pelayanan publik.
Peluncuran PAPAGO menjadi salah satu langkah Pemkot Padang Panjang dalam membangun ekosistem pelayanan digital yang lebih terintegrasi. Pemerintah berkomitmen melanjutkan inovasi dan penyempurnaan layanan agar pemanfaatan teknologi memberikan kemudahan dan manfaat nyata bagi masyarakat.