Pemkot Sorong optimalkan 23 armada untuk kelola sampah - ANTARA News Papua Tengah
Sorong (ANTARA) - Pemerintah Kota Sorong, Papua Barat Daya mengoptimalkan pengelolaan sampah dengan dukungan 23 truk pengangkut sampah dan lebih dari 300 petugas berasal dari delapan perusahaan yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup.
Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim di Sorong, Selasa, mengatakan upaya penanganan sampah di Kota Sorong saat ini menunjukkan kemajuan, termasuk berdasarkan hasil pertemuan dengan Ombudsman sekitar dua pekan sebelumnya.
"Ombudsman mengakui kemajuan penanganan sampah di Kota Sorong saat ini. Kita saat ini memiliki armada truk pengangkut sampah 23 unit," katanya.
Ia mengatakan pengelolaan sampah masih menghadapi kendala karena sebagian masyarakat tetap membuang sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS) setelah petugas selesai melakukan pengangkutan.
Menurut dia, petugas biasanya telah mengangkut sampah dari TPS pada pagi hari, tetapi sampah kembali menumpuk setelah masyarakat datang membuang sampah pada jam berikutnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Sorong meminta perusahaan pengelola sampah menempatkan petugas khusus untuk menjaga TPS tertentu agar tidak kembali dipenuhi sampah setelah dilakukan pengangkutan.
"Saya memerintahkan untuk menempatkan satu petugas untuk menjaga tempat sampah di situ. Supaya kalau selesai diangkut jangan ada yang buang, nanti malam baru buang lagi," ujarnya.
Ia menilai keterlibatan masyarakat juga diperlukan agar upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Sorong dapat berjalan optimal dan penumpukan sampah di TPS dapat ditekan.
Pihaknya terus mendorong perbaikan sistem pengelolaan sampah, baik melalui penambahan dukungan operasional maupun pengawasan di lapangan.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.