peezycoineth.vip

Pemprov Babel gelar Shalat Istisqa memohon turun hujan - ANTARA News Bangka Belitung

2026-09-25 16:08

Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Shalat Istisqa memohon kepada Allah SWT untuk menurunkan hujan guna mengatasi kekeringan dan kebakaran hutan dampak musim kemarau di daerah itu.

"Kita sebagai manusia biasa hanya bisa bermunajat dan meminta kepada Allah SWT supaya hujan segera diturunkan,” kata Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Babel, Tarmin usai Shalat Istisqa di Pangkalpinang, Jumat.

Shalat Istisqa ini diikuti oleh ulama, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), dan masyarakat di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Babel.

Ia mengatakan hingga saat ini, kekeringan akibat kemarau panjang beberapa bulan terakhir masih berlanjut, sehingga banyak masyarakat mengalami kekurangan persediaan air bersih, dan kondisi rawan bencana kebakaran hutan dan lahan yang selalui mengancam. 

"Kita terus berikhtiar dengan berbagai cara agar persoalan tersebut bisa segera ditangani. Salah satunya, melalui doa bersama kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT agar segera diturunkan hujan," katanya.

Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Kepulauan Babel Yasir Mustafa mengatakan kondisi kemarau yang dirasakan masyarakat menjadi pengingat untuk meningkatkan kesabaran dan memperbanyak doa. 

“Mudah-mudahan dengan ikhtiar kita yang sedikit ini, dengan usaha kita berdoa kepada Allah dalam sunnah Nabi untuk mengerjakan Shalat Istisqa ini, mudah-mudahan doa-doa kita, dosa-dosa kita juga Insyaallah diampuni oleh Allah Subhanahu wa taala,” kata Yasir.

Ia berharap hujan yang turun nantinya tidak hanya mengatasi kebutuhan air, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat Bangka Belitung.

“Mudah-mudahan Allah juga akan memberikan keberkahan kepada kita semua, keberkahan kepada masyarakat Provinsi Bangka Belitung, dan sudah barang tentu dengan turunnya hujan Allah juga berikan keberkahan kepada kita,” harapnya.

Ia mengingatkan jamaah agar tetap bersabar dalam menghadapi kondisi kemarau saat ini. Kondisi ini merupakan ujian kecil dibandingkan dengan ujian yang akan dihadapi manusia di akhirat.

“Saya ingin menyampaikan bahwa ini ujian kecil sekali dibandingkan ujian-ujian yang akan kita hadapi di hari kiamat nanti. Untuk itu, kita banyak bersabar, innallaha ma'ashobirin,” katanya.Ia kemudian menggambarkan kondisi sebagian masyarakat yang terdampak kekeringan. 

Usai pelaksanaan Shalat Istisqa, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 20 anak yatim dan yatim piatu kerja sama Pemprov Kepulauan Babel dan Baznas Babel. Santunan tersebut yang disalurkan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Babel dengan nilai Rp150 ribu untuk masing-masing anak, atau total Rp3 juta.

Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.