Pendaftaran Magang Nasional dibuka lagi Oktober dengan kuota 70 ribu
Pendaftaran Magang Nasional dibuka lagi Oktober dengan kuota 70 ribu
Rabu, 23 September 2026 17:55 WIB
Arsip - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan program Magang Nasional (MagangHub). (ANTARA/HO-Kemnaker RI)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan sekitar 70 ribu lowongan untuk Program Pemagangan Nasional Batch 3 Angkatan 2, dengan pendaftaran dibuka pada Oktober 2026.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah mengatakan pendaftaran diawali bagi perusahaan penyelenggara magang yang mulai dibuka pada September 2026.
“Untuk batch 3 itu semuanya lowongan perusahaan. Jadi enggak ada lowongan dari kementerian dan lembaga,” ujar Darmawansyah di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan pendaftaran dan seleksi peserta akan dilakukan pada Oktober, sebelum program tersebut resmi dimulai melalui kickoff pada November.
Darmawansyah memastikan uang saku peserta magang pada Batch 3 tetap sepenuhnya ditanggung pemerintah. Perusahaan penyelenggara tidak diwajibkan ikut menanggung uang saku peserta.
Kemnaker mencatat dari total sekitar 100 ribu lulusan Magang Nasional 2025, ada 60 ribu yang menjalani magang di perusahaan atau industri. Dari jumlah tersebut, hampir 50 persen atau sekitar 30 ribu lulusan magang telah terserap dan bekerja di perusahaan.
Program Pemagangan Nasional berlanjut pada 2026. Pada Batch 1, program magang diikuti 46 ribu peserta mengikuti, sementara pada Batch 2 sebanyak 40.962 peserta dinyatakan lolos setelah melalui proses seleksi.
Pemerintah menargetkan total peserta Program Pemagangan Nasional 2026 mencapai 150 ribu orang melalui tiga batch.
Kemnaker menyatakan akan terus melakukan evaluasi secara berkala untuk mengukur manfaat pemagangan, termasuk peningkatan kompetensi, pengalaman kerja, serta perkembangan peserta setelah menyelesaikan program.
Pewarta: Shofi Ayudiana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026