peezycoineth.vip

Pendekar 08 Gandeng Pemda dan TNI, Bantuan Korban Gempa NTT Disalurkan Tepat Sasaran

2026-09-04 06:13

Perluasan sasaran tersebut menjadi bagian dari upaya Pendekar 08 mendukung proses pemulihan masyarakat pascabencana, terutama anak-anak, fasilitas pelayanan kesehatan, dan keluarga yang belum berada di posko pengungsian terpusat.

Ketua Umum Pendekar 08, Ancilla Yanny Irmella, mengatakan, pada hari ketiga timnya bergerak ke tiga titik di Kabupaten Ngada, yakni Kelurahan Susu, MI Al-Ghuraba Bajawa, dan UPTD Puskesmas Aimere.

“Jadi kami dari Pendekar 08 hadir di sini untuk memberikan bantuan berupa sembako, perlengkapan sekolah dan mainan untuk anak-anak terutama ya. Jadi kami hari ini akan turun di tiga titik yaitu di Kelurahan Susu, di Sekolah MI Al-Ghuraba Bajawa dan juga Puskesmas Aimere,” ujar Ancilla, Jumat (4/9/2026).

Di sektor pendidikan, bantuan diberikan kepada anak-anak di MI Al-Ghuraba Bajawa berupa perlengkapan sekolah dan mainan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung anak-anak kembali menjalani aktivitas belajar di tengah proses pemulihan pascabencana.

Sementara di sektor kesehatan, Pendekar 08 mendatangi UPTD Puskesmas Aimere. Selain menyalurkan bantuan, tim juga menyiapkan pendampingan psikologis bagi anak-anak terdampak gempa melalui kegiatan trauma healing.

“Dan nanti kami akan turunkan juga untuk tim trauma healing untuk bantu anak-anak untuk lebih mengatasi traumanya pada saat di sana pasca gempa,” katanya.

Kehadiran Pendekar 08 mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ngada.

Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu mengatakan pemulihan pascabencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada dan seluruh masyarakat Ngada, kami menyampaikan terima kasih banyak dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman Pendekar 08 di bawah Bunda Ancilla,” ujar Bernadinus.

Menurut dia, nilai penting dari aksi kemanusiaan tidak hanya terletak pada jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga kepedulian dan kemauan untuk hadir bersama masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Situasi ini tidak akan terjadi kalau kita tidak bersama-sama. Di dalam suasana kebencanaan ini atau situasi apapun, dalam peristiwa ini kita mesti kemudian bersama-sama,” katanya.

Bernadinus berharap semangat kolaborasi tersebut dapat terus terjaga hingga proses pemulihan masyarakat benar-benar selesai.

“Sekali lagi terima kasih banyak kepada Bunda Ancilla, sampaikan salam hangat kami kepada teman-teman Pendekar 08, tidak boleh berhenti berbuat baik,” ujarnya.

Baca Juga: UTB Jadi Lokasi Kick Off SMK Go Global Jawa Barat, Perkuat Kesiapan Talenta Menuju Pasar Kerja Global