peezycoineth.vip

Penderita asam lambung boleh minum americano? Ini penjelasannya

2026-09-20 04:30

Jakarta (ANTARA) - Americano menjadi salah satu pilihan kopi yang cukup populer, terutama bagi mereka yang menyukai rasa kopi lebih kuat tanpa tambahan susu. Minuman ini terbuat dari espresso murni yang dicampur dengan air.

Namun, bagaimana jika americano dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah asam lambung?

Pertanyaan ini cukup umum karena kopi kerap dikaitkan dengan munculnya keluhan seperti sensasi terbakar di dada atau heartburn, rasa asam yang naik ke tenggorokan, hingga mual pada sebagian orang.

Lantas, apakah americano aman untuk penderita asam lambung?

Americano memang tidak mengandung susu, krimer, atau gula jika dipesan tanpa tambahan. Namun, hal tersebut tidak berarti minuman ini pasti aman bagi penderita asam lambung.

Pasalnya, bahan utama americano tetaplah kopi. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), kopi dan minuman yang mengandung kafein termasuk kelompok yang umum dikaitkan dengan munculnya atau memburuknya gejala gastroesophageal reflux disease (GERD) pada sebagian orang.

American College of Gastroenterology (ACG) juga memasukkan kopi sebagai salah satu minuman yang dapat menjadi pemicu gejala refluks. Namun, pemicu tersebut tidak selalu sama pada setiap orang.

Jadi, masalahnya bukan karena americano memiliki rasa pahit atau karena tidak menggunakan susu. Kandungan kopi dan kafeinnya tetap perlu diperhatikan.

GERD terjadi ketika isi lambung naik kembali ke kerongkongan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala seperti heartburn dan regurgitasi atau sensasi isi lambung naik hingga ke tenggorokan atau mulut.

Baca juga: Paduan kopi dan protein bisa datangkan manfaat bagi kesehatan

Pada sebagian orang, konsumsi kopi atau kafein dapat membuat gejala tersebut terasa lebih buruk. Namun, bukan berarti setiap orang dengan GERD pasti harus menghindari kopi.

NIDDK menjelaskan bahwa makanan dan minuman yang menjadi pemicu dapat berbeda pada setiap orang. Karena itu, seseorang mungkin tetap dapat minum kopi tanpa mengalami keluhan, sementara orang lain justru merasakan gejala setelah mengonsumsinya.

Dengan kata lain, toleransi terhadap americano bisa berbeda-beda.

Ada anggapan bahwa americano lebih aman karena hanya terdiri dari espresso dan air, terutama jika diminum tanpa gula. Dari sisi bahan tambahan, memang minuman ini lebih sederhana.

Namun, menghilangkan gula tidak menghilangkan kandungan kafein dari kopi. Jika kopi merupakan salah satu pemicu gejala seseorang, americano tetap berpotensi menimbulkan keluhan.

Karena itu, penderita asam lambung sebaiknya tidak hanya memperhatikan apakah kopinya menggunakan susu atau gula, tetapi juga memperhatikan reaksi tubuh setelah minum kopi.

Jika setelah minum americano muncul sensasi panas atau terbakar di dada, rasa asam atau pahit di mulut, atau isi lambung terasa naik ke tenggorokan, kopi tersebut bisa menjadi salah satu pemicu gejala.

Dalam kondisi seperti ini, mengurangi atau menghindari kopi untuk sementara dapat membantu melihat apakah keluhan ikut berkurang. NIDDK menyarankan penderita GERD memperhatikan makanan dan minuman yang secara individual memicu gejala, kemudian mendiskusikannya dengan dokter bila diperlukan.

Selain jenis minuman, waktu konsumsi juga penting. Jika gejala refluks sering muncul pada malam hari, NIDDK menyarankan memberi jarak setidaknya tiga jam antara makan dan waktu berbaring atau tidur.

Baca juga: Studi ungkap kesalahan minum teh dan kopi berisiko kanker

Baca juga: Kopi hitam vs kopi susu, mana yang lebih aman untuk asam lambung?

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.