peezycoineth.vip

Pendiri Fintech Nasional Pimpin Ekspansi Pembayaran Lintas Negara |Republika Online

2026-09-24 10:39

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan teknologi finansial pembayaran DOKU menunjuk salah satu pendirinya, Himelda Renuat, sebagai Chief Executive Officer (CEO) mulai Kamis (24/9/2026). Pergantian kepemimpinan tersebut berlangsung bersamaan dengan penguatan investasi strategis Antom, layanan pembayaran dan digitalisasi merchant milik Ant International, di Indonesia.

Himelda sebelumnya menjabat Chief Marketing Officer DOKU. Selain memimpin perusahaan tersebut, ia juga akan menjabat Head of Antom Indonesia dengan mandat mengembangkan bisnis pembayaran dan layanan merchant Antom di pasar domestik.

Penunjukan tersebut menggantikan Chris Yeo yang memimpin DOKU sejak 2022. Selama periode kepemimpinannya, perusahaan melakukan penataan struktur organisasi dan operasional serta memperluas kerja sama dengan Ant International.

Perubahan kepemimpinan itu menjadi bagian dari kelanjutan kemitraan DOKU dan Antom yang diumumkan pada Februari 2026. Kolaborasi tersebut kini diperluas dengan menghubungkan bisnis DOKU dengan jaringan merchant global Antom dan 2C2P, perusahaan payment gateway regional di Asia Tenggara yang juga berada di bawah Antom.

Bersamaan dengan perubahan organisasi tersebut, DOKU juga memperkenalkan identitas baru menjadi DOKU by Antom. Meski demikian, perusahaan menyatakan tetap beroperasi menggunakan badan usaha dan lisensi yang dimilikinya saat ini.

Antom disebut akan mengambil posisi lebih besar sebagai investor strategis yang mendukung pengembangan bisnis DOKU. Kerja sama kedua pihak diarahkan terutama pada integrasi jaringan pembayaran, perluasan bisnis lintas negara, serta pengembangan layanan keuangan bagi merchant.

Salah satu fokus kolaborasi adalah menghubungkan metode pembayaran lokal yang dimiliki DOKU dengan jaringan merchant acquiring global Antom. Integrasi tersebut juga akan memanfaatkan ekosistem Ant International, termasuk Alipay+ sebagai gerbang pembayaran yang menghubungkan berbagai dompet digital.

Kerja sama dengan 2C2P juga akan diperluas untuk mendukung merchant Indonesia yang hendak memasuki pasar Asia Tenggara. Pada saat yang sama, jaringan tersebut ditujukan untuk mempermudah pelaku usaha internasional yang ingin beroperasi di pasar Indonesia.

Ekspansi lain diarahkan pada layanan pembayaran lintas negara dan multi-mata uang. Perusahaan juga menjajaki pengembangan pembiayaan serta layanan pengelolaan treasury bagi merchant.

Langkah tersebut menunjukkan persaingan industri pembayaran digital mulai bergerak melampaui pasar transaksi domestik. Penyedia layanan pembayaran semakin berupaya menghubungkan merchant lokal dengan jaringan transaksi regional dan global.

Himelda mengatakan basis utama bisnis perusahaan tetap berada pada hubungan yang dibangun dengan merchant selama hampir dua dekade. Menurut dia, perubahan yang dilakukan terutama akan memperluas jangkauan layanan perusahaan.

“DOKU dibangun di atas kepercayaan yang telah terjalin bersama merchant selama hampir 20 tahun, dan fondasi ini tidak akan berubah. Yang berubah adalah jangkauan kami,” ujar Himelda dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan dukungan Antom dan 2C2P akan digunakan untuk memperluas pelayanan kepada merchant sekaligus membuka akses bagi lebih banyak bisnis Indonesia ke pasar internasional.

“Dengan dukungan Antom dan 2C2P, kami dapat melayani merchant yang telah mempercayai kami dengan lebih baik, menjangkau lebih jauh industri-industri yang paling membutuhkan kami, serta membantu lebih banyak bisnis Indonesia mengambil langkah pertama untuk berekspansi ke pasar internasional,” kata Himelda.

sumber : Antara