Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua
Penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus digenjot sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendongkrak kemandirian masyarakat Papua. Lewat sinergi pemerintah, lembaga pembiayaan, dan perguruan tinggi, koperasi didorong menjadi motor penggerak ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai simpul utama pelayanan masyarakat di tingkat desa.
"Koperasi dipastikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi menjadi simpul distribusi berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial, pupuk bersubsidi, hingga penyerapan hasil pertanian dan perikanan," ujar Zulhas dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.
Lewat skema terintegrasi ini, koperasi bakal mengawal penyaluran bantuan pangan, alsintan, pupuk bersubsidi, bantuan tunai, hingga LPG 3 kg. Pemerintah pun siap mengandalkan infrastruktur operasional demi mengefektifkan rantai distribusi barang maupun hasil produksi warga.
Di sisi lain, penguatan kapasitas internal koperasi digembleng melalui program inkubasi kolaborasi LPDB Koperasi dan Universitas Ottow Geissler Papua. Pengurus koperasi dibekali kemampuan tata kelola, penyusunan business plan, hingga kesiapan mengakses pembiayaan agar makin profesional dan akuntabel.
Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman menyatakan, pengembangan koperasi dilakukan secara holistik agar mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
"Target utama program inkubasi adalah menyiapkan koperasi agar memiliki tata kelola yang baik, bisnis yang layak, dan siap mengakses pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi," jelas Deva.
Senada, Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua, Moses Yomunga, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar potensi besar Bumi Cenderawasih tergarap optimal.
"Kami berharap 15 koperasi ini dapat menjadi role model bagi koperasi di seluruh Papua. Papua memiliki potensi luar biasa, tetapi membutuhkan pendampingan, penguatan manajemen, dan akses pembiayaan," kata Moses.
Langkah masif penguatan KDKMP ini diharapkan mampu menjadi pondasi kokoh bagi lahirnya ekonomi desa yang mandiri, membuka lapangan usaha baru, serta mengerek kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.