peezycoineth.vip

Peringatan HUT RI ke-81, Anindya Ungkap Bisnis Bakrie Group Terus Tumbuh dari Perdagangan hingga Teknologi Digital

2026-08-17 09:37

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Jakarta, VIVA – Chief Executive Officer PT Visi Media Asia (VIVA) sekaligus CEO PT Bakrie Global Venture Anindya Novyan Bakrie menceritakan perjuangan Bakrie Group yang saat ini telah memasuki usia 84 tahun.

Baca Juga

Hal ini disampaikan dirinya saat menjadi inspektur upacara Keluarga Besar Bakrie dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Republik Indonesia hari ini berusia 81 tahun dan kelompok usaha Bakrie memasuki usia 84 tahun. Perusahaan yang didirikan oleh kakek kami, almarhum Haji Achmad Bakrie pada tahun 1942 adalah bagian dari perjuangan menegakkan kemerdekaan Indonesia,” kata Anindya.

Baca Juga

Dia mengatakan bahwa Bakrie lahir dan tumbuh bersama Republik, dan Bakrie harus terus memberi manfaat bagi Republik. Menurutnya, sejarah itu bukan sekadar sesuatu yang kita banggakan, sejarah adalah tanggung jawab.

Lebih lanjut, Anindya menerangkan, Bakrie Group memasuki usia ke-84 di tengah dunia berubah sangat cepat, diantaranya, geopolitik, ekonomi, iklim, hingga teknologi. Anindya menegaskan bahwa kita tidak dapat menghadapi dunia baru dengan cara-cara yang lama. Semua harus dihadapi dengan adaptif, efisien, inovatif, dan berani bertransformasi.

Baca Juga

“Dari usaha perdagangan hasil bumi yang sederhana di Lampung, Bakrie tumbuh mengikuti perjalanan Indonesia. Dari perdagangan menuju industri, infrastruktur, energi, telekomunikasi, dan media. Sekarang menuju kendaraan listrik, energi baru, dan teknologi digital,” tegasnya.

Kemudian, Anindya menerangkan, selama 84 tahun ini, Bakrie Group telah melewati berbagai gelombang ekonomi. Mulai dari krisis tahun 1998, krisis keuangan global, pandemi COVID, hingga ketidakpastian hari ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak semuanya mudah. Ada masa kita jatuh, ada masa kita menghadapi tekanan yang sangat berat. Tapi itulah DNA-nya Bakrie, bukan berarti kita tidak pernah jatuh, tapi kita tidak pernah berhenti berusaha untuk bangkit,” jelas Anindya.

“Dan ketangguhan itu tidak terletak pada gedung, mesin, ataupun angka neraca. Ketangguhan itu ada pada manusianya, pada Saudara-saudara sekalian. Karena itu, kalau selama ini Bakrie dikenal karena daya tahannya, ke depan Bakrie harus makin dikenal dengan daya saingnya,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, Anindya menjelaskan bahwa perjalanan Bakrie ini kini berada pada generasi ketiga. Generasi pertama adalah creator yaitu membangun fondasi, generasi kedua adalah expander atau membesarkan dan melakukan ekspansi.