peezycoineth.vip

Perpustakaan ramah anak hadir di 93 Sekolah Dasar Negeri Bekasi - ANTARA News Megapolitan

2026-07-23 12:57

Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Perpustakaan ramah anak kini hadir di 93 Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat komitmen pemerintah menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak.

Kehadiran fasilitas yang menjadi program nasional perpustakaan ramah anak ini berdasarkan hasil pendampingan berkelanjutan sebagai langkah strategis meningkatkan budaya literasi sejak usia dini.

"Program Perpustakaan Ramah Anak merupakan inisiatif nasional yang menyasar sekitar 1.000 SD di Indonesia. Kabupaten Bekasi menjadi salah satu daerah yang memperoleh pendampingan bagi 93 sekolah dasar didukung bantuan buku bacaan bermutu dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," kata Sekretaris Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Bekasi Muhaidin di Cikarang, Kamis.

Baca juga: Perpustakaan Depok sediakan ruang baca yang ramah anak

Dia menjelaskan program tersebut tidak hanya menghadirkan koleksi buku berkualitas, tetapi juga membangun ekosistem literasi yang ramah bagi anak melalui kegiatan membaca nyaring, mendongeng, permainan edukatif, seni hingga aktivitas luar ruang yang mendorong kreativitas maupun minat baca peserta didik.

"Perpustakaan ramah anak bukan sekadar tempat menyimpan buku, tetapi ruang yang membuat anak betah datang, membaca, belajar, dan berkreasi. Karena itu, suasana ruang, mural edukatif, rak buku yang mudah dijangkau hingga aktivitas kreatif menjadi bagian penting dalam program ini," katanya.

Menurut dia, hasil pendampingan menunjukkan masih terdapat sejumlah tantangan pada program ini. Banyak sekolah menyampaikan kebutuhan ruang perpustakaan lebih representatif, peralatan maupun penambahan koleksi bacaan agar anak memiliki lebih banyak pilihan serta tidak cepat jenuh.

Baca juga: Eks gedung DPRD akan dibangun perpustakaan ramah anak disabilitas

"Buku-buku yang ada cepat selesai dibaca oleh anak-anak. Karena itu, koleksi harus terus diperbarui, begitu juga sarana perpustakaan agar semakin nyaman dan menarik," ucapnya.

Muhaidin mengatakan, selain pendampingan di sekolah, gerakan literasi di Kabupaten Bekasi juga diperkuat 100 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang dikelola secara sosial dan sukarela.

TBM aktif menggelar kegiatan membaca keliling, pengenalan lingkungan, melukis, permainan tradisional serta berbagai aktivitas edukatif di tengah masyarakat.

"Kami berharap pemerintah daerah bersama dunia usaha dapat memperkuat kolaborasi, baik melalui pembangunan ruang perpustakaan, penyediaan peralatan, penambahan koleksi buku maupun dukungan terhadap TBM agar gerakan literasi ramah anak semakin berkembang di Kabupaten Bekasi," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.