Pertamina Buka Suara soal Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10
"Kami masih terus menunggu arahan dari pemerintah terkait hal tersebut," kata Baron saat ditemui di Kantor Pertamina, Rabu (26/8/2026).
Meski demikian, Pertamina terus melakukan kampanye penggunaan energi secara bijak kepada masyarakat.
Baca Juga: Cara Cek Desil Online Kemensos, Masukkan NIK KTP di Link Resmi
Kampanye tersebut dinilai penting untuk mendorong penggunaan energi yang tepat sasaran sekaligus sesuai dengan spesifikasi kendaraan.
"Jadi campaign ini sebenarnya untuk kepentingan bersama Para konsumen, pemerintah dan juga Pertamina," ujarnya.
Baron menambahkan, penggunaan energi yang tepat diharapkan dapat memastikan BBM dimanfaatkan oleh konsumen sesuai kebutuhan dan spesifikasi mesin kendaraan.
"Sehingga pengguna maupun kami bisa menyeluruhkan energi Tepat kepada para penggunanya Tepat kepada spesifikasi mesinnya. Dan juga bisa merata kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan," tambah Baron.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah masih mengkaji rencana pembatasan konsumsi BBM subsidi jenis Pertalite dengan menggunakan indikator tingkat kesejahteraan masyarakat yang dikenal sebagai sistem desil.
Berdasarkan rencana kebijakan terbaru, pemerintah secara khusus menyoroti masyarakat yang masuk dalam kategori desil 9 dan desil 10 yang merupakan 20% kelompok terkaya di Indonesia untuk dilarang membeli Pertalite.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan, ketentuan pembatasan yang berlaku saat ini masih tetap dijalankan hingga hasil kajian ditetapkan.
“Pembatasan Pertalite sekarang kan kita masih dalam kajian, lagi dikaji sekarang masih, kalau sampai dengan keputusan kajian belum ada, masih seperti sekarang ini (aturannya),” kata Bahlil saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: Cara Cek Desil Bansos Lewat HP Pakai NIK KTP, untuk PKH, BPNT hingga BLT Kesra Rp900.000
Saat ini, kata Bahlil batas konsumsi yang berlaku untuk bus dan truk mencapai 200 liter per hari. Sementara kendaraan biasa dibatasi hingga 50 liter per hari.
Bahlil mengatakan, pemerintah juga masih membahas kemungkinan pembatasan Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 9 dan 10.
“Masih dalam pembahasan ya (pembatasan untuk desik 9 dan 10),” ujarnya.