peezycoineth.vip

Pertamina Patra Niaga: Pengisian berulang, QR Code ganda dan plat palsu picu antrean BBM di SPBU - ANTARA News Bangka Belitung

2026-07-14 09:13

Pangkalpinang (ANTARA) - PT Pertamina Patraniaga Area Bangka Belitung memastikan tidak ada kendala dalam penyaluran BBM, namun adanya pengisian berulang, penggunaan QR code yang sama, ganda dan plat palsu menyebabkan antrian panjang di semua SPBU se-Bangka Belitung.

"Untuk masyarakat Bangka Belitung, stok BBM di terminal kami sebenarnya aman hingga tujuh hari ke depan, jadi tidak ada masalah dalam penyaluran," kata Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga, Satriyo Wibowo Wicaksono di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan stok BBM untuk masyarakat Babel cukup asalkan masyarakat tidak melakukan pembelian yang berlebihan karena hasil monitor di lapangan memang banyak kendaraan yang melakukan pembelian berulang, termasuk para pengecer. 

"Pagi hari ini kami juga sudah berkoordinasi dengan Kapolda untuk membantu pengamanan antrean di lapangan, supaya oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tidak memanfaatkan situasi karena sebenarnya kondisi tetap normal," ujarnya.

Menurutnya penyebab antrean BBM yang panjang di SPBU di duga adanya penimbunan dan mason di dalami pihak Pertamina bersama SPBU juga karena adanya temuan di lapangan yang menunjukkan pembelian BBM subsidi dengan menggunakan QR Code yang sama ganda dan penggunaan nomor polisi palsu.

"Banyak kendaraan yang berpindah-pindah dari satu SPBU ke SPBU lain untuk melakukan pengisian berulang. Karena itu kami melakukan pemetaan, dan QR Code yang terindikasi melanggar sudah kami blokir. Saat ini sudah ada hampir 500 kendaraan yang diblokir," terang Wicaksono.

Pertamina Patraniaga Area Bangka Belitung memastikan tidak ada pengurangan pasokan BBM ke SPBU karena supply selalu normal bahkan untuk BBM Subsidi jenis pertalite ada penambahan 8%. 

Namun, untuk SPBU yang dikenai sanksi karena tidak patuh terhadap aturan penyaluran, sementara sudah dihentikan pengirimannya dan sejak awal tahun ini sudah diberlakukan.

"Sudah ada beberapa SPBU yang dikenai sanksi karena tidak patuh dan kami hentikan penyalurannya. Namun penghentian pasokan dilakukan secara bergantian agar tidak menimbulkan antrean yang semakin panjang di SPBU lain," ujarnya.

Ia menambahkan Pertamina Patraniaga Area Babel juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan serta penertiban terhadap kendaraan-kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang.

Stok BBM di sejumlah SPBU cepat habis karena adanya pembelian berulang dan kendaraan-kendaraan yang melakukan praktik tersebut jumlahnya cukup banyak. Dugaan adanya penyaluran ke luar SPBU, seperti ke Pertamini, juga masih memerlukan pendalaman dan berada di luar kewenangan Pertamina. 

"Kami terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait langkah penindakan pelanggaran ini. Intinya, GM Pertamina telah mengambil langkah yang sangat responsif dalam menangani kondisi ini agar kembali normal," ujarnya.

Ia berharap masyarakat tidak panik dan tidak membeli BBM secara berlebihan karena sebanyak apapun jumlah stok di Pertamina akan tetap di salurkan ke SPBU dan untuk tujuh hari kedepan jumlah stok tetap aman.

"Situasi seperti saat ini yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang melakukan pengisian berulang di tengah antrean masyarakat.

"Kami mengajak media dan masyarakat ikut melakukan pengawasan. Jangan hanya pemerintah daerah atau Pertamina saja, masyarakat juga dapat melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran di SPBU," tutup Wicaksono.

Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.