Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Dikawal Ketat Tim Siber Polda Jabar - ANTARA News Jawa Barat
Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, membentuk posko sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) untuk mencegah dan menindak politik uang atau pelanggaran lainnya dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi di Cianjur, Selasa, mengatakan saat pelaksanaan pilkades kerap muncul kerawanan pelanggaran terutama politik uang atau money politic guna mendapat suara dari warga pemilih.
Masyarakat dapat mengadukan pelanggaran yang terjadi melalui call center 110, berbagai upaya pencegahan dan penindakan termasuk pemantauan bersama instansi terkait mulai dari setiap proses atau tahapan pilkades serentak akan dilakukan.
"Setiap kerawanan kami petakan untuk dilakukan pencegahan, termasuk pembentukan panitia hingga hari pemilihan, ini dilakukan guna menjamin keamanan, kenyamanan dan kondusivitas selama tahapan pilkades berjalan," katanya.
Pembentukan posko Gakkumdu sudah disampaikan dalam sosialisasi dan persiapan pilkades serentak 2026.
"Ruangan dan fasilitasnya telah disiapkan di Polres Cianjur sehingga memudahkan masyarakat dalam membuat laporan," katanya.
Bahkan, kata dia, pihaknya menyiapkan 300 orang personel untuk pengamanan penyelenggaraan pilkades serentak yang akan digelar di 47 desa di sejumlah kecamatan di Cianjur pada Oktober 2026.
Hal tersebut dilakukan guna memastikan pesta demokrasi tingkat desa berjalan dengan baik dan aman tanpa ada kendala, termasuk pengamanan alat yang digunakan dalam pilkades dengan sistem digital.
"Penempatan personel di sejumlah desa yang menggelar pilkades 2026 guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, termasuk mengantisipasi berbagai tindak pidana yang berpotensi muncul selama tahapan hingga pelaksanaan pemilihan," katanya.
Pengamanan pilkades, kata dia, tidak hanya fokus pada potensi keributan secara langsung karena pada pelaksanaan periode sebelumnya sempat terjadi sejumlah persoalan termasuk adanya kejadian pembakaran.
"Termasuk perhatian khusus terhadap ancaman kejahatan siber karena pilkades kali ini menggunakan sistem digital, kami telah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Jabar untuk memastikan sistem dan perangkat yang digunakan memiliki keamanan yang memadai," katanya.
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.