Pj Sekda Biak Numfor minta 257 kepala kampung alokasikan dana desa cegah stunting
Pj Sekda Biak Numfor minta 257 kepala kampung alokasikan dana desa cegah stunting
Selasa, 28 Juli 2026 21:03 WIB
Pj Sekda ZL Mailoa membuka rakor konvergensi penanganan stunting Biak Numfor, Selasa (28/7). (ANTARA/HO-Muhsidin)
Biak (ANTARA) - Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor,Papua Zacharias L Mailoa meminta 257 kepala kampung dapat mengalokasikan dana desa 2026 untuk menangani kasus stunting anak di kampung setempat.
"Pencegahan stunting anak merupakan program strategis nasional di daerah sehingga pemerintah daerah hingga kepala kampung berkewajiban mendukung program stunting untuk mewujudkan Generasi Emas 2045," kata Pj Sekda ZL Mailoa membuka rapat koordinasi konvergensi pencegahan stunting di lingkungan Pemkab Biak Numfor, Selasa (28/7).
Menurut Mailoa, dengan rapat koordinasi konvergensi stunting dapat menyatukan persepsi, menganalisis masalah, membuat kebijakan strategis hingga program aksi nyata pencegahan stunting anak.
"Peserta rakor konvergensi penanganan stunting selama empat hari (28 Juli-1 Agustus 2026) diharapkan dapat meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk saling bertukar ide guna mencegah muncul kasus stunting anak di Kabupaten Biak Numfor," ujarnya.
Dia menjelaskan penanganan stunting anak tidak bisa dibebankan kepada dinas kesehatan saja tetapi saling koordinasi dan kolaborasi bersama agar dapat mengurangi kasus stunting anak di Kabupaten Biak Numfor.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor Daud Nathaniel Duwiri mengatakan pihaknya berharap penanganan stunting anak merupakan pekerjaan bersama dan perlu dilakukan kolaborasi antar organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Biak Numfor.
"Sesuai data kasus stunting anak di Kabupaten Biak Numfor sebesar 8,7 persen masih berada di bawah target nasional 17,5 persen," katanya.
Duwiri menambahkan pihaknya berharap konvergensi stunting sebanyak empat aksi dan dua aksi pelaksana bisa diimplementasikan di Kabupaten Biak Numfor secara paripurna.
Pembukaan rakor konvergensi penanganan stunting dibuka Pj Sekda ZL Mailoa mewakili Bupati Markus Octovianus Mansnembra dan berlangsung empat hari sejak 28 Juli hingga 1 Agustus 2026 yang diikuti 74 peserta.
Pewarta : Muhsidin
Editor:
Editor Papua
COPYRIGHT © ANTARA 2026