peezycoineth.vip

PKK Kalbar dorong kader perkuat ketahanan keluarga - ANTARA News Kalimantan Barat

2026-07-29 23:43
Gotong royong bukan hanya bicara tentang membersihkan jalan raya, selokan, atau sungai, tetapi juga dapat kita ejawantah dalam kinerja pemerintahan

Pontianak (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalimantan Barat Erlina Norsan mendorong penguatan peran kader PKK dalam memberdayakan keluarga sebagai fondasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.   

"Seluruh aktivitas dan program yang kita jalankan harus benar-benar kembali pada esensi gerakan, yaitu memberdayakan keluarga sebagai titik awal pembangunan bangsa," kata Erlina saat peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dipusatkan di Kubu Raya, Rabu.

Erlina mengatakan peringatan HKG PKK menjadi momentum untuk memperkuat gerakan PKK melalui optimalisasi 10 program pokok PKK yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan bersama pemerintah dan pemerintah daerah.

Menurut dia, PKK memiliki jaringan kelembagaan yang besar hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga memiliki posisi strategis dalam menjangkau keluarga dan masyarakat secara langsung.

Ia meminta pemerintah daerah terus mendukung kemajuan gerakan PKK sekaligus meningkatkan kapasitas kader dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan agar mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

"Kualitas kelembagaan dan sumber daya manusia yang sangat besar tersebut harus terus diperkuat baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun kepemimpinan agar mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: PKK Jabar: Budaya leluhur jadi identitas kuat Indonesia di mata dunia

Erlina menilai pelaksanaan 10 program pokok PKK tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus saling mendukung dan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga.

Ia juga mendorong penguatan kemitraan antara PKK dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan untuk memperluas dampak program pemberdayaan keluarga di berbagai bidang.

Sementara itu, Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan semangat gotong royong harus terus menjadi kekuatan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

"Kalau kita renungkan bersama, salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia sejak dahulu adalah semangat gotong royong. Berkat semangat itulah berbagai tantangan dapat kita lalui dan dengan semangat yang sama pula kita membangun masa depan bangsa," katanya.

Ria mengatakan pembangunan daerah tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan, membantu sesama, dan aktif dalam kegiatan sosial.

Menurut dia, penguatan ketahanan keluarga dan budaya gotong royong menjadi penting karena berbagai program pembangunan, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, pertumbuhan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan, akan lebih mudah diwujudkan dengan dukungan masyarakat.

Bupati Kubu Raya Sujiwo menambahkan semangat gotong royong harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk dalam pelaksanaan pembangunan dan penyelesaian persoalan masyarakat.

Ia mencontohkan upaya pemerintah daerah mengatasi persoalan rumah tidak layak huni di bantaran Sungai Kapuas yang terkendala status kepemilikan lahan dan kawasan jalur hijau. Menurut dia, persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi dan gotong royong berbagai pihak karena tidak seluruhnya dapat diintervensi menggunakan APBD.

"Gotong royong bukan hanya bicara tentang membersihkan jalan raya, selokan, atau sungai, tetapi juga dapat kita ejawantah dalam kinerja pemerintahan," katanya.

Sujiwo mengatakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Pemerintah Provinsi Kalbar, dan berbagai elemen masyarakat perlu terus diperkuat agar pembangunan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok yang berada di kantong-kantong kemiskinan.

Baca juga: TP PKK Pontianak pertahankan juara umum tingkat Kalbar

Baca juga: TIm UPB latih PKK Sungai Jawi Dalam, kelola sampah berbasis daur ulang

Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.