peezycoineth.vip

PM Pakistan Sambut Kemajuan Rencana Damai Gaza, Puji Mediasi AS, Qatar, Mesir, dan Turki

2026-08-01 03:50

AKURAT.CO Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyambut perkembangan terbaru dalam implementasi rencana perdamaian Gaza yang digagas melalui Board of Peace di bawah Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Islamabad menilai kemajuan tersebut sebagai peluang penting untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat (31/7/2026), Sharif memberikan apresiasi kepada negara-negara mediator yang berperan dalam mendorong tercapainya kesepakatan, yakni Amerika Serikat, Mesir, Qatar, dan Turki.

"Pakistan menyambut perkembangan dalam Board of Peace menuju implementasi proses perlucutan senjata sesuai Rencana Perdamaian Gaza," ujar Sharif.

Ia menilai pendekatan bertahap yang diusung dalam kesepakatan tersebut membuka jalan yang realistis bagi penyelesaian konflik.

Sharif juga memuji peran negara-negara mediator yang dinilai berhasil mempertemukan berbagai kepentingan dalam proses negosiasi.

"Negara-negara mediator, termasuk Amerika Serikat, Mesir, Qatar, dan Turki, layak mendapatkan apresiasi atas upaya mereka dalam mencapai kemajuan ini. Di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, ini merupakan pencapaian penting bagi Board of Peace," katanya.

Rencana Perdamaian Gaza

Rencana Perdamaian Gaza merupakan kerangka kesepakatan yang dirancang setelah tercapainya gencatan senjata pada Oktober tahun lalu. Salah satu poin utama dalam proposal tersebut adalah proses perlucutan senjata Hamas yang dilakukan secara bertahap seiring penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza.

Selain itu, kesepakatan juga mengatur pembebasan seluruh sandera Israel yang masih berada di Gaza sebagai imbalan atas pembebasan tahanan Palestina yang ditahan Israel. Rencana tersebut turut memuat penghentian permanen seluruh aksi permusuhan di wilayah tersebut.

Kerangka perdamaian itu juga mengusulkan pembentukan pemerintahan baru di Gaza tanpa melibatkan Hamas, pembentukan pasukan keamanan gabungan yang terdiri dari personel Palestina bersama pasukan dari negara-negara Arab dan Islam, serta program rekonstruksi besar-besaran untuk membangun kembali wilayah Gaza yang hancur akibat perang.

Pakistan Tegaskan Dukungan untuk Palestina

Dalam pernyataannya, Sharif kembali menegaskan posisi konsisten Pakistan yang mendukung hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.

Ia menyatakan Pakistan tetap mendukung pembentukan negara Palestina yang merdeka, berdaulat, dan memiliki wilayah yang utuh berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, sesuai resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sharif berharap seluruh komitmen yang telah disepakati dalam Rencana Perdamaian Gaza dapat segera diwujudkan melalui langkah-langkah konkret.

Menurutnya, dukungan dan tekanan berkelanjutan dari komunitas internasional tetap diperlukan agar proses perdamaian dapat berjalan hingga menghasilkan penyelesaian yang permanen bagi konflik Israel-Palestina.

Sumber: Yenisafak