peezycoineth.vip

Polda DIY sebut belum ada pemberitahuan resmi rencana aksi unjuk rasa

2026-08-26 15:16

Polda DIY sebut belum ada pemberitahuan resmi rencana aksi unjuk rasa

Rabu, 26 Agustus 2026 22:16 WIB

Image Print

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan saat memberikan keterangan terkait belum adanya pemberitahuan resmi mengenai rencana aksi unjuk rasa di wilayah DIY di halaman Markas Polda DIY, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (26/8/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan hingga saat ini belum menerima laporan maupun pemberitahuan resmi terkait rencana penyelenggaraan aksi unjuk rasa di wilayah DIY, menyusul beredarnya seruan aksi pada 27 Agustus di media sosial.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan di Sleman, Yogyakarta, Rabu, mengatakan Polda DIY belum menerima pemberitahuan terkait kegiatan penyampaian pendapat tersebut meski seruan aksi unjuk rasa ramai beredar di media sosial.

"Jadi sekali lagi, kami belum menerima pemberitahuan secara resmi dari elemen masyarakat yang akan melaksanakan aksi," katanya.

Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi agar tetap menyampaikan pemberitahuan secara resmi kepada pihak kepolisian sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

"Agar kami dapat melakukan pelayanan rute, kemudian tentunya pelayanan dalam penyampaian aspirasi, dan kita juga bisa mengantisipasi," ujarnya.

Ia menegaskan kepolisian tidak melakukan pembatasan terhadap penyampaian aspirasi. Namun, pemberitahuan diperlukan agar personel kepolisian dapat mengawal dan memberikan pelayanan dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi.

"Jika memang besok melaksanakan kegiatan penyampaian aspirasi diharapkan dilakukan dengan tertib, damai, dan tidak mengganggu aktivitas ataupun pengguna jalan lain apabila dilaksanakan di jalan," katanya.

Polda DIY, lanjut dia, berkomitmen mengedepankan pelayanan secara humanis dan kearifan lokal untuk menjaga situasi Yogyakarta tetap kondusif.

"Penyampaian aspirasi adalah hak konstitusi dan kami berkewajiban untuk menjamin dan mengawal pelaksanaannya," ujarnya.

Menurut dia, Polda DIY siap menjaga keamanan di Yogyakarta dengan menggandeng organisasi masyarakat (ormas), Jaga Warga, dan komponen masyarakat lainnya.

"Yogyakarta Kota Pelajar, Kota Wisata, sehingga kita berharap dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi bisa dilaksanakan dengan tertib dan damai," katanya.

Selain itu, Polda DIY telah melakukan pemetaan sejumlah lokasi yang biasanya digunakan untuk aksi unjuk rasa, seperti kawasan Malioboro, Titik Nol Kilometer, Bundaran UGM, Gejayan, dan beberapa lokasi lainnya.

"Pemetaan tentunya berkaca atau berdasar dengan pengalaman sebelumnya, beberapa titik itu tentunya yang memang selama ini menjadi ikonnya unjuk rasa," ujarnya.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026