peezycoineth.vip

Polda Jambi tangani 75 kasus karhutla dengan 14 orang tersangka - ANTARA News Jambi

2026-09-15 04:17

Jambi (ANTARA) - Kepolisian daerah (Polda) Jambi saat ini sedang menangani sebanyak 75 kasus tindak pidana Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menetapkan sebanyak 14 orang tersangka.

Polda Jambi mencatat sejak 1 Januari hingga 14 September 2026, ada sebanyak 60 kasus karhutla masih dalam tahap penyelidikan dan 15 kasus telah naik ke tahap penyidikan sehingga total ada 75 kasus yang ditangani dan polisi telah menetapkan 14 orang sebagai tersangka, kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, di Jambi Selasa.

Untuk rincian kasus sebarannya yakni di Polres Tanjung Jabung Timur ada enam kasus, Muaro Jambi 10 kasus, Sarolangun 26 kasus, Tanjung Jabung Barat satu kasus, Batanghari 11 kasus, Merangin tiga kasus dan Bungo tiga kasus.

Sementara 15 kasus penyidikan ditangani Polda Jambi, dua kasus Polresta Jambi, satu kasus Polres Sarolangun, satu kasus Polres Tebo, dua kasus Polres Tanjung Jabung Barat, tiga kasus Polres Tanjung Jabung Timur, dan masing-masing satu kasus di Polres Bungo, Merangin, Batanghari,Muaro Jambi dan satu kasus oleh PPNS Dinas Kehutanan.

Satgas karhutla juga mencatat total luas lahan terbakar hingga 14 September 2026 mencapai 2.998,02 hektare. Terdiri dari 2.289,27 hektare lahan mineral dan 708,75 hektare lahan gambut. Luas terbesar ada di Batanghari 773,25 hektare, Muaro Jambi 556,61 hektare, Sarolangun 508,55 hektare, Tanjung Jabung Barat 488,75 hektare, Tebo 312,46 hektare, Tanjung Jabung Timur 271,70 hektare, Bungo 69,40 hektare dan Merangin 17,30 hektare.

"Sementara Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh dan Kota Jambi belum tercatat ada lahan terbakar sedangkan untuk saat ini masih ada 236 titik Hotspot," kata Erlan Munaji.

Secara kumulatif sejak 1 Januari sampai September 2026, tercatat 7.682 titik hotspot di Jambi berdasarkan pantauan satelit Terra Aqua dan SNPP. Hasil ground check Satgas Patroli Udara dan Posko Darat menemukan 11 firespot yang sudah terverifikasi.

"Selain menanganani kasus, kami juga memperkuat penanganan karhutla di Provinsi Jambi, mulai dari pemadaman, pencegahan, pemantauan titik panas hingga penegakan hukum. Berdasarkan data posko induk satgas karhutla Provinsi Jambi," katanya.

Untuk percepatan pemadaman, Satgas juga melakukan water bombing di Desa Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh Ilir, Muaro Jambi serta Kecamatan Sadu dan Tahura Orang Kayo Hitam, Tanjung Jabung Timur. Operasi udara ini melibatkan heli patroli dan water bombing seperti Heli Reg. N274TH, VN-8414, RA-22840 dan Heli TNI AU H-3216.

Penegakan Hukum dan Imbauan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menegaskan penanganan Karhutla dilakukan secara menyeluruh.

“Polda Jambi bersama seluruh jajaran berkomitmen menangani karhutla secara maksimal dan terpadu. Penanganan tidak hanya melalui pemadaman di lapangan, tetapi juga memperkuat pencegahan serta penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan,” ujar Kombes Pol Erlan Munaji.

Ia menyebut penanganan 75 kasus dan penetapan 14 tersangka sebagai bentuk keseriusan Polri memberi kepastian hukum dan mencegah pembakaran yang berdampak luas dan kami tidak akan membiarkan pembakaran hutan dan lahan dilakukan secara sengaja.

Kabid Humas juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar jangan sampai api kecil meluas dan berdampak ke lingkungan, kesehatan, dan aktivitas warga, segera laporkan jika menemukan titik api.

Satgas darat dan udara bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan patroli, ground check, pemadaman dan sosialisasi.

"Sinergi seluruh unsur sangat penting, namun yang paling utama adalah pencegahan dan kesadaran bersama. Mari kita jaga Jambi agar terbebas dari karhutla," imbaunya.

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.