peezycoineth.vip

Polda NTB kerahkan ribuan personel pengamanan MotoGP Mandalika

2026-09-10 23:28

Mataram (ANTARA) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan rangkaian pelaksanaan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah pada 9-11 Oktober 2026.

Kepala Biro Operasi Polda NTB Kombes Pol. Erwin Rachmat mengatakan skema pengamanan dirancang secara bergelombang mulai dari tahapan pra-acara hingga pasca-penyelenggaraan balapan.

"Rangkaian pengamanan kami mulai dari operasi intelijen selama dua pekan pada 14–27 September, lalu dilanjutkan operasi cipta kondisi harkamtibmas pada 28 September hingga 4 Oktober," ujar dia saat ditemui di Mataram, Kamis.

Erwin menuturkan operasi utama Pengamanan MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung selama 12 hari mulai tanggal 5 hingga 16 Oktober 2026.

Saat tahap awal pengamanan pada 5 sampai 7 Oktober, Polda NTB menyiagakan sebanyak 1.344 personel. Jumlah tersebut meningkat menjadi 2.675 personel saat puncak kegiatan balapan yang berlangsung pada 8 hingga 12 Oktober 2026.

Sementara pada tahap pasca-balapan dan pemulangan logistik pada 13–16 Oktober, Polda NTB menyiagakan sebanyak 837 personel untuk memastikan kondisi keamanan berjalan kondusif.

Menurut Erwin, pengamanan tersebut diperkuat 175 personel BKO Mabes Polri, dukungan Korlantas, Dit Samapta, BKO Polda Bali, peralatan teknologi informasi dan komunikasi, serta satu unit helikopter Dit Polairud Mabes Polri.

Polda NTB juga melakukan pengamanan di sejumlah titik yang menjadi jalur kedatangan dan pergerakan penonton, termasuk kawasan pelabuhan Lembar dan Gili Mas dengan menempatkan 53 personel.

Kegiatan pengamanan area panggung utama dilakukan secara tertutup oleh anggota Reskrim tanpa seragam dinas. Sedangkan kawasan perbukitan dikawal tim Brimob dan BKO TNI.

Seluruh pergerakan pasukan dan pemantauan situasi lalu lintas di kawasan Mandalika dikendalikan secara real-time melalui fasilitas Command Center yang terintegrasi di area sirkuit.

Pewarta : Sugiharto Purnama dan Baiq Ines
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026