Polres Badung selidiki aksi lempar benda serupa bom molotov ke kantor di Pererenan - ANTARA News Bali
Badung, Bali (ANTARA) - Kepolisian Resor Badung, Bali, menyelidiki aksi pelemparan benda menyerupai bom molotov ke sebuah kantor di Jalan Dalem Gede, Banjar Jempinis, Desa Pererenan, Senin (14/9) dini hari.
Kepala Seksi Humas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari di Badung, Rabu, mengatakan polisi masih menyelidiki identitas dan motif pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV).
"Kedua orang tersebut datang dari arah selatan menggunakan jaket hitam, masker hitam, dan helm hitam. Keduanya kemudian melemparkan benda yang menyerupai bom molotov ke arah kantor," kata Yuni.
Ia menjelaskan polisi menemukan empat kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian, tetapi hanya dua yang masih berfungsi. Rekaman menunjukkan dua orang tersebut meninggalkan lokasi dan bergerak ke arah selatan.
Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Mengwi kemudian menelusuri rekaman CCTV dari sejumlah lokasi di sebelah selatan tempat kejadian perkara (TKP).
Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang dengan ciri serupa melaju menggunakan sepeda motor yang diduga Yamaha X-Max dengan kecepatan tinggi tanpa pelat nomor kendaraan.
Akibat kejadian itu, bagian kantor berukuran sekitar 2x2 meter, tanaman hias, kaca, dan CCTV mengalami kerusakan akibat terbakar.
Petugas juga menemukan pecahan botol minuman beralkohol merek draf, sumbu dari kain lap, serta tanah yang diduga mengandung bahan bakar minyak jenis Pertalite.
Polisi masih memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan korban serta saksi untuk mengungkap identitas pelaku dan motif kejadian tersebut.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sementara kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp3 juta," kata Yuni.
Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.