peezycoineth.vip

Polres Bangka Barat gencarkan penyuluhan cegah karhutla - ANTARA News Bangka Belitung

2026-08-23 16:20

Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan penyuluhan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau ini.

"Kondisi lahan dan hutan banyak tanaman kering dan mudah terbakar, untuk itu kami menimbau seluruh warga untuk bersama-sama melakukan aksi nyata dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah ini," kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso di Mentok, Minggu.

Menurut dia, warga bisa ikut andil mengendalikan dan mencegah karhutla, misalnya dengan tidak melakukan aktivitas yang bisa menjadi penyebab kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan, membuka lahan dengan cara membakar, membuang puntung rokok sembarangan dan cepat memberikan informasi kepada petugas jika melihat adanya titik api di lingkungan sekitar.

"Edukasi ini terus kita lakukan agar kita bersama-sama bisa mencegah karhutla yang berdampak pada kerusakan lingkungan, menimbulkan kerugian harta benda dan kesehatan masyarakat," katanya.

Menurut dia, peran masyarakat memberikan informasi ke petugas jika melihat titik api akan sangat membantu agar karhutla tidak meluas, hal ini terbukti pada dua peristiwa kebakaran yang pada Sabtu (22/8) di dua lokasi berbeda di Kabupaten Bangka Barat.

Lokasi pertama kejadian karhutla yaitu di Kelekak Kabung di Kecamatan Tempilang dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar empat hektare.

Pada kejadian itu, personel Polsek Tempilang bergerak cepat setelah mengetahui adanya informasi dari warga dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait agar bisa bersama-sama memadamkan api dengan langkah cepat dan tepat.

Personel Polsek Tempilang bersama Bhabinkamtibmas Desa Benteng Kota, Bhabinkamtibmas Desa Airlintang, pihak terkait dan masyarakat setempat turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman api yang membakar lahan milik warga yang ditanami kelapa sawit.

Petugas bersama masyarakat bergotong royong memadamkan api dan melakukan upaya pencegahan agar kobaran tidak meluas ke pemukiman warga.

Peristiwa kebakaran kedua terjadi di Pelabuhan Limbung, Mentok, api membakar salah satu bangkai kapal yang terparkir di pelabuhan yang cukup dekat dengan Mako Satpolairud Polres Bangka Barat tersebut.

Personel Satpolairud langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman dengan menggunakan peralatan yang tersedia, petugas bersama nelayan dan masyarakat sekitar berhasil memadamkan api sehingga tidak meluas ke kapal lain di pelabuhan itu maupun ke pemukiman warga.

Bangkai Kapal Leoton sudah lama tidak beroperasi dan dalam kondisi tidak terawat. Kapal tersebut hanya menyisakan badan kapal karena sejumlah peralatan di dalamnya sudah tidak ada.

Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para nelayan yang turut membantu proses pemadaman.

"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun lingkungan. Respons cepat sangat diperlukan agar kejadian dapat segera ditangani,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, sedangkan kerugian material sementara berupa bangkai kapal yang terbakar.

Polisi Resor Bangka Barat selain melakukan pemadaman dan pengecekan lokasi, juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran dan mengajak untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

"Kami bersama masyarakat terus melakukan pemantauan guna memastikan api benar-benar padam sehingga tidak menimbulkan kebakaran baru dan meluas," katanya.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.