Polres Bangka Barat hentikan tambang liar bijih timah di Sungai Kampak - ANTARA News Bangka Belitung
Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung menghentikan aktivitas tambang liar bijih timah di aliran Sungai Kampak, Jebus, karena tidak memiliki izin dan merusak lingkungan.
"Dalam penertiban awal yang dilaksanakan kemarin, kita datangi langsung para penambang dan memberikan imbauan mereka agar mematuhi ketentuan yang berlaku serta bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan," kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso di Mentok, Sabtu.
Pada kegiatan itu, sejumlah personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Bangka Barat saat melakukan pengecekan aktivitas penambangan yang menggunakan alat ponton jenis rajuk tower.
Di depan puluhan penambang yang ada di lokasi itu, personel menyampaikan imbauan sebagai bentuk kepedulian kepolisian untuk mengajak masyarakat menjaga lingkungan sekaligus menciptakan aktivitas masyarakat yang tertib.
"Kami mengimbau masyarakat agar dalam melakukan aktivitas tetap mematuhi ketentuan yang berlaku, kita ingin bersama-sama menjaga kawasan aliran sungai agar tetap lestari dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Dalam penertiban ini, Kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi langsung dengan masyarakat sehingga pesan-pesan kamtibmas maupun kepedulian lingkungan dapat diterima dengan baik.
"Kami hadir memberikan imbauan dan edukasi, dengan harapan agar masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan dan memastikan aktivitas penambangan dilakukan sesuai dengan ketentuan perizinan," ujarnya.
Dalam pengecekan tersebut, personel menemukan sekitar 90 unit ponton jenis rajuk tower yang berada di kawasan aliran Sungai Kampak.
"Selain tidak memiliki izin, aktivitas tersebut juga berpotensi mengganggu ekosistem sungai. Untuk itu kami mengajak masyarakat tidak hanya melihat manfaat ekonomi dari suatu aktivitas, tetapi juga mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan," katanya.
Polres Bangka Barat berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kelestarian lingkungan di daerah itu.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.