Polres Lingga manfaatkan sambang desa edukasi bahaya karhutla
Polres Lingga manfaatkan sambang desa edukasi bahaya karhutla
Sabtu, 3 Oktober 2026 20:42 WIB
Patroli dialogis dan sambang desa Polres Lingga di Kecamatan Singkep Barat, Sabtu (3/10/2026). ANTARA/HO-Polres Lingga
Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Lingga, Kepulauan Riau, memanfaatkan kegiatan patroli dialogis dan sambang desa untuk mengedukasi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada masyarakat.
Kapolres Lingga AKBP Ahmad Andi Suryadi dikonfirmasi dari Natuna, Sabtu, mengatakan kegiatan terbaru dilakukan pada Sabtu di Desa Marok Tua.
Pada kegiatan yang dipimpin langsung olehnya itu, Kapolres Lingga menyampaikan bahwa salah satu upaya mencegah karhutla adalah dengan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan mudah meluas dan berpotensi menimbulkan kebakaran pada kawasan perkebunan, hutan hingga permukiman.
Kapolres menyebut pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk warga, pemilik lahan dan perangkat desa.
Edukasi bahaya karhutla perlu dilakukan karena sejak Agustus 2026 hingga September 2026, luas lahan yang terbakar telah mencapai ratusan hektare. Bahkan akibat peristiwa karhutla di sejumlah wilayah Lingga membuat Polda Kepri mengerahkan personel dari Direktorat Samapta (Ditsamapta) untuk membantu menangani.
“Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Dengan bersama-sama menjaga lingkungan, potensi kebakaran dapat kita cegah sejak dini,” ucapnya.
Kegiatan sambang tersebut turut dihadiri Ketua BPD Marok Tua Rismawati, Ketua RW 002 Desa Marok Tua Jaelani serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga meminta masyarakat juga diminta melaporkan apabila menemukan titik api atau asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran kepada kepolisian, pemerintah desa maupun petugas terkait.
Tujuannya, agar api bisa segera ditangani sebelum menjadi lebih besar. Selain menyampaikan sosialisasi terkait karhutla, Kapolres Lingga juga mendengarkan informasi dan masukan masyarakat mengenai kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Desa Marok Tua.
Ia menambahkan, kegiatan patroli dialogis juga menyusuri sejumlah wilayah di Kecamatan Singkep Barat.
Ia menegaskan kegiatan patroli dialogis dan sambang akan terus dilakukan secara berkala di wilayah hukum Polres Lingga dan jajaran sebagai upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan langsung apa yang menjadi perhatian warga serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Lingga,” kata dia.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.