Polri: Video bus bawa massa ke Jakarta di medsos adalah hoaks - ANTARA News Bengkulu
Jakarta (ANTARA) - Polri memastikan bahwa beberapa video di media sosial yang bernarasikan sejumlah bus membawa rombongan massa dari daerah menuju Jakarta untuk melaksanakan aksi unjuk rasa pada Kamis (27/8), adalah video hoaks.
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cikampek Kompol Sandy Titah Nugraha mengatakan bahwa visual rangkaian bus yang melintas di jalan tol dalam video tersebut adalah video-video lama.
“Padahal cuplikan video yang beredar adalah video-video lama yang dibumbui narasi tidak benar karena kami memantau secara langsung arus lalu lintas di ruas tol dan tidak terlihat rangkaian-rangkaian bus tersebut,” katanya dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Massa mulai siapkan atribut di depan Gedung DPR, Jakarta
Sandy mengatakan bahwa bus-bus yang ada dalam video tersebut sejatinya merupakan bus pariwisata untuk kegiatan lain dan bus untuk demo aksi buruh nasional tahun-tahun sebelumnya.
“Tidak relate (berhubungan) dengan aksi massa besok Kamis,” katanya.
Ia juga mengatakan bahwa situasi ruas jalan Tol Cikampek hingga siang ini masih kondusif dan cenderung ramai lancar.
“Tidak ada kegiatan aktivitas pergerakan massa yang diberitakan seperti yang beredar di media-media sosial. Cenderung aktivitas masyarakat menuju kantor normal. Tidak ada yang menonjol,” ucapnya.
Baca juga: 4.132 personel disiagakan untuk pengamanan unjuk rasa di Jakpus
Pada media sosial, terdapat beberapa video yang bernarasikan bahwa massa dari sejumlah daerah sedang dalam perjalanan menuju Jakarta dengan menggunakan bus untuk mengikuti aksi unjuk rasa.
Dalam video tersebut, digambarkan rangkaian bus tengah melintas di jalan tol. Bahkan, pada salah satu video, dinarasikan bahwa terdapat 200 bus yang berangkat dari Kudus, Jawa Tengah.
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.