peezycoineth.vip

Prabowo dan Kalung Melati di Hari Ulang Tahun Republik Indonesia

2026-08-17 09:35

Senin, 17 Agustus 2026, 16:35 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Ada yang kembali mencuri perhatian dari penampilan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8). Bukan hanya busana yang dikenakannya, tetapi juga rangkaian bunga melati yang melingkar di lehernya.

Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan HUT ke-81 RI. Di tengah suasana sakral perayaan kemerdekaan, kalung melati yang dikenakannya kembali menjadi detail menarik dari penampilan kepala negara.

Menariknya, ini bukan kali pertama Prabowo mengenakan kalung melati dalam upacara kemerdekaan. Pada peringatan HUT ke-80 RI tahun lalu, Prabowo juga terlihat mengenakan aksesori serupa ketika tampil dalam balutan busana adat Demang bernuansa putih gading dan kain ujung serong khas Betawi.

Baca Juga: Kalau Ijazah Gibran Bermasalah, Prabowo yang Repot, Kata PSI

Kehadiran bunga melati di leher Prabowo pun bukan sekadar pelengkap penampilan. Dalam budaya Indonesia, melati memiliki makna simbolis yang erat dengan nilai kesucian dan kemurnian. Karena itu, rangkaian bunga yang dikenakan sebagai kalung dapat menjadi bagian dari representasi budaya dan karakter masyarakat Indonesia.

Bunga melati sendiri merupakan salah satu bunga nasional Indonesia. Keberadaannya tidak hanya dikenal karena bentuk dan aromanya, tetapi juga memiliki tempat khusus dalam berbagai tradisi serta kehidupan sosial masyarakat.

Aroma melati yang khas tetapi tidak menyengat kerap dimaknai sebagai cerminan karakter yang lembut, ramah, sopan, dan santun. Nilai-nilai tersebut membuat bunga melati kerap hadir dalam berbagai ritual adat maupun acara penting masyarakat.

Baca Juga: 'Prabowo Tidak Ingin Berhenti pada Retorika, Dia Ada Keberanian Mengambil Keputusan'

Tak heran jika rangkaian melati juga kerap digunakan dalam berbagai momentum kenegaraan. Kehadirannya mampu memberikan sentuhan tradisional dan simbolis tanpa membuat suasana resmi sebuah acara kehilangan sisi formalnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri