Prabowo tegaskan tak toleransi pejabat yang rugikan rakyat - ANTARA News Jambi
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan menoleransi pejabat yang diberi kepercayaan dan digaji oleh rakyat, tetapi justru membuat kebijakan yang merugikan masyarakat.
"Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat," ucap Prabowo dalam pidatonya saat memimpin panen raya bersama TNI secara serentak di 43 lokasi di seluruh Indonesia dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat,
Presiden mengatakan seluruh unsur pemerintahan harus bekerja demi kepentingan rakyat.
Kepala Negara menekankan para pejabat yang dipilih rakyat maupun yang bekerja di pemerintahan, birokrasi, dan badan usaha milik negara harus bersatu dan kompak untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Prabowo: RI tak ingin santai dan akan bangkit dengan kekuatan sendiri
Selain kebijakan yang merugikan rakyat, Presiden juga menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik korupsi atau pencurian uang rakyat.
"Apalagi mencuri uang rakyat. Kita tidak toleransi. Saya tidak toleransi. Saya tidak akan ragu-ragu!" tegas Prabowo.
Menurutnya, seluruh komponen bangsa harus bekerja sama untuk memastikan kekayaan negara dapat dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat dan generasi mendatang.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengajak seluruh unsur bangsa untuk terus memperkuat persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.
Baca juga: Prabowo minta pejabat militer, polisi dan jaksa introspeksi diri
Kepala Negara juga mengatakan Indonesia tetap ingin menjalin hubungan persahabatan dengan semua negara, namun di saat yang sama harus tetap memperkuat kekompakan dan persatuan nasional.
"Kita tidak mau memusuhi siapa saja. Saya katakan kita mau bersahabat dengan semua negara. Tapi kita sadar sekarang bahwa kita harus kompak, kita harus bersatu, semua unsur," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyampaikan panen raya terintegrasi yang digelar serentak di 43 titik menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi urusan Kementerian Pertanian, melainkan telah menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa.
Presiden mengucapkan selamat atas penyelenggaraan panen raya tersebut dan mengapresiasi semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa."Saya sangat menghargai semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa," kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo sebut pemimpin yang anjurkan kerusuhan sebagai pengkhianat
Baca juga: Prabowo: Bangsa berhasil adalah yang bersatu dan berjiwa besar
Baca juga: Prabowo minta aparat benahi diri, rakyat tak ingin korupsi dibiarkan
Pewarta: Fathur Rochman
Uploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.