Presiden Prabowo memandang Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030 - ANTARA News Gorontalo
Jakarta (ANTARA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pidatonya pada pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin, memandang timnas Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030.
"Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar harus memiliki cita-cita yang besar dan keberanian untuk mewujudkannya. Saya memandang Indonesia layak bisa tampil di Piala Dunia 2030," kata Prabowo dalam pidatonya yang dibacakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
Indonesia sangat dekat untuk bermain di Piala Dunia 2026, jika saja tidak gugur di babak kualifikasi putaran keempat di Arab Saudi pada Oktober tahun lalu. Saat itu, kekalahan dari Arab Saudi dan Irak membuat tim Garuda gagal lolos.
Prabowo lalu mengatakan bahwa untuk lolos ke Piala Dunia memang bukan pekerjaan yang mudah, karena membutuhkan kerja keras dari semua pihak.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga meminta Erick untuk menyusun cetak biru Indonesia menuju Piala Dunia 2030 yang akan menjadi gelaran Piala Dunia satu abad itu, sebagai arah pembangunan sepak bola Indonesia secara berkelanjutan.
"Saya ingin menegaskan bahwa cita-cita besar ini tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah atau PSSI saja. Ini adalah kerja besar bangsa Indonesia. Klub, akademi, pelatih, pemain, suporter, pemerintah daerah, dunia usaha, media, dan seluruh masyarakat harus berjalan dalam satu semangat yang sama," katanya.
"Saya yakin dengan persatuan, kerja keras, disiplin, dan semangat gotong royong, Indonesia akan mampu mewujudkan cita-cita besar tersebut. Bukan hanya untuk lolos ke Piala Dunia 2030, tetapi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat, semakin dihormati, dan semakin disegani oleh dunia," tambah dia.
Adapun perjalanan Indonesia untuk mewujudkan mimpinya bermain di Piala Dunia 2030 akan dimulai pada tahun depan melalui babak kualifikasi zona Asia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Prabowo memandang Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.