Produksi perikanan tangkap Sulawesi Tengah capai 328.393 ton pada 2025
Produksi perikanan tangkap Sulawesi Tengah capai 328.393 ton pada 2025
Senin, 14 September 2026 17:23 WIB
Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) DKP Provinsi Sulteng Mohammad Syafar. ANTARA/Fauzi Lamboka
Palu (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat produksi perikanan tangkap mencapai 328.393,08 ton pada 2025, meningkat sekitar 20,8 persen dari produksi pada 2024 sebanyak 271.865,95 ton.
“Kabupaten Donggala menjadi daerah dengan produksi perikanan tangkap tertinggi pada 2025, yakni mencapai 80.180,70 ton,” kata Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) DKP Provinsi Sulteng Mohammad Syafar di Palu, Senin.
Ia mengatakan peningkatan produksi tersebut menunjukkan sektor perikanan tangkap terus memberikan kontribusi terhadap produksi perikanan di Sulawesi Tengah.
Selanjutnya, kata dia, Kabupaten Morowali mencatat produksi perikanan tangkap sebanyak 40.225,30 ton, Banggai Laut 37.438,88 ton, Parigi Moutong 31.534,10 ton, dan Banggai sebanyak 29.240,50 ton.
Ia mengatakan peningkatan produksi tersebut juga didukung melalui berbagai program pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana bagi nelayan.
“Dua tahun terakhir ini, kami menyalurkan bantuan sarana prasarana perikanan tangkap kepada 51 rumah tangga dengan harapan ke depan bisa meningkatkan produksi perikanan tangkap,” ujar dia.
Ia menjelaskan DKP Sulteng menyalurkan bantuan sarana dan prasarana perikanan tangkap senilai Rp2,26 miliar kepada 51 rumah tangga sebagai bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan.
Selain itu, pihaknya menyalurkan sarana dan prasarana perikanan kepada 114 kelompok nelayan dengan anggaran mencapai Rp13,20 miliar untuk mendukung peningkatan produksi perikanan tangkap.
Ia mengatakan dukungan sarana produksi juga diberikan dalam bentuk armada berupa 4.754 unit motor tempel dan 1.610 unit perahu tanpa motor yang tersebar di 12 kabupaten/kota.
Pihaknya juga menyiapkan bantuan kapal motor sebanyak 150 unit berukuran 5 gross tonnage (GT) untuk mendukung aktivitas nelayan.
Menurut dia, berbagai dukungan tersebut diberikan untuk memperkuat kemampuan nelayan dalam melakukan penangkapan ikan sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan dan produksi perikanan tangkap
Ia mengatakan program tersebut merupakan bagian dari Berani Tangkap Banyak yang menjadi bagian dari Berani Makmur, dengan sasaran kelompok nelayan dan masyarakat yang membutuhkan dukungan sarana produksi.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026