Puan Pastikan Anggota DPR Lebih Jaga Sikap di Sidang Tahunan MPR
AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, memastikan anggota DPR akan lebih menjaga sikap dan kekhidmatan saat mengikuti Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada 14 Agustus 2026.
Puan menyampaikan hal itu saat ditanya mengenai polemik anggota DPR berjoget yang menjadi sorotan publik dalam rangkaian Sidang Tahunan tahun lalu.
Menurut Puan, aksi tersebut terjadi secara spontan setelah seluruh agenda resmi dan penyampaian pidato Presiden selesai.
Ia menegaskan, anggota DPR tetap mengikuti jalannya sidang dengan khidmat saat agenda resmi berlangsung.
"Dalam menyambut hari kemerdekaan harusnya kan kita bisa menyambutnya dengan gembira ya. Waktu itu kan sebenarnya itu secara spontan itu kita karena memang merasa gembira," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Puan mengatakan anggota DPR tetap serius mengikuti pidato Presiden, termasuk saat penyampaian RAPBN. Menurut dia, aksi berjoget dilakukan ketika agenda resmi telah berakhir.
"Waktu mendengarkan pidato Bapak Presiden dan kemudian pidato RAPBN sebenarnya semuanya juga mendengarkan dengan khidmat. Hanya saat kemudian mendengarkan lagu di saat penyampaian pidatonya sudah selesai, ya itu karena spontan," ujarnya.
Meski demikian, Puan mengakui polemik tersebut menjadi bahan introspeksi bagi anggota DPR.
Ia memastikan para legislator akan lebih menjaga sikap dalam pelaksanaan Sidang Tahunan dan Sidang Bersama tahun ini.
Baca Juga: Kaesang Bidik Dapil Jateng V, Puan: Hak Setiap Parpol Ajukan Nama
"Insyaallah nanti pada hari H kami semua akan tentu saja akan lebih introspeksi, lebih khidmat, lebih... akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut," kata Puan.
Puan menilai ekspresi kegembiraan tetap diperbolehkan selama tidak mengganggu agenda resmi dan dilakukan setelah rangkaian acara kenegaraan selesai.
"Namun ya tentu saja ada saat bagaimana mengekspresikan diri dalam mengekspresikan bahwa ini adalah hari kemerdekaan ya tentu saja boleh dong kalau kemudian kami juga merasa gembira," pungkasnya.