peezycoineth.vip

Purbaya: Penyelesaian KCIC Tak Harus Gunakan APBN

2026-07-16 09:33

AKURAT.CO Pemerintah memastikan penyelesaian pengelolaan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tidak akan sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pemerintah mengaku telah menyiapkan sejumlah instrumen pembiayaan alternatif untuk menangani proyek strategis tersebut.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keputusan mengenai pengambilalihan pengelolaan KCIC pada dasarnya telah ditetapkan. Saat ini pemerintah tinggal menyelesaikan tahapan administrasi sebelum proses tersebut direalisasikan.

Baca Juga: Rasio Utang RI 40 Persen PDB, Menkeu Purbaya: Masih Aman

"Ini lagi proses administrasinya. Itu sebenarnya sudah diputuskan, tinggal proses administrasinya yang sedang berjalan. Begitu Danantara-nya clear, selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Menurut Purbaya, setelah proses administrasi selesai, KCIC akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada dirinya sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Meski demikian, ia menegaskan penyelesaian KCIC tidak harus menggunakan dana APBN.

Menurut dia, pemerintah memiliki berbagai instrumen pembiayaan dan kendaraan investasi (investment vehicle) yang dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan KCIC.

"KCIC sekarang masih di Danantara. Nanti akan diserahkan ke saya karena memang perintah Presiden agar kami menyelesaikannya. Tapi tidak harus APBN dipakai. Kami punya skema tertentu, ada tools dan vehicle di luar yang bisa menangani KCIC," katanya.

Purbaya belum menjelaskan lebih jauh bentuk instrumen pembiayaan tersebut. Ia beralasan proses administrasi pengalihan kewenangan masih berlangsung sehingga belum dapat disampaikan secara rinci kepada publik.

Selain itu, ia juga membantah isu yang menyebut KCIC akan dikelola dengan skema Badan Layanan Umum (BLU).

Baca Juga: S&P Pertahankan Rating Investment Grade RI, Purbaya: Kebijakan Ekonomi Pemerintah Kredibel

"Siapa bilang jadi BLU? Tidak ada. Pokoknya dikasih ke saya, saya bereskan," ujarnya.