Reaksi Media Malaysia usai Harimau Malaya Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia
Selasa, 29 September 2026 - 10:45 WIB
VIVA – Sejumlah media Malaysia menyoroti kegagalan Harimau Malaya meraih kemenangan atas Timnas Indonesia dalam lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca Juga
Bermain menghadapi Indonesia yang kehilangan satu pemain sejak babak pertama, Malaysia tetap harus puas dengan hasil imbang tanpa gol di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (28/9/2026) malam WIB.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Timnas Indonesia tampil dengan 10 pemain selama lebih dari 50 menit setelah Thom Haye mendapat kartu merah melalui pemeriksaan VAR.
Baca Juga
Situasi itu membuat Malaysia memiliki keunggulan jumlah pemain, tetapi peluang tersebut tidak mampu dikonversi menjadi gol hingga pertandingan berakhir.
Bernama menjadi salah satu media Malaysia yang menempatkan kegagalan memanfaatkan keunggulan pemain sebagai sorotan utama.
Baca Juga
Media nasional Malaysia itu mengangkat tajuk “Piala ASEAN: Harimau Malaya Gagal Roboh 10 Pemain Garuda”, yang secara langsung menggambarkan hasil mengejutkan bagi pasukan Tan Cheng Hoe.
Dalam laporannya, Bernama menyebut Malaysia gagal memanfaatkan kelebihan bermain melawan 10 pemain Indonesia dan hanya mampu bermain imbang 0-0.
Sorotan serupa muncul dari Cosmo Online yang mengangkat tajuk*“Piala ASEAN FIFA: Dominasi Harimau Malaya gagal hasilkan tiga poin”.
Penekanan tersebut memperlihatkan bahwa dominasi permainan yang dimiliki Malaysia pada laga ini tidak berujung pada hasil maksimal di markas Indonesia.
Utusan Malaysia juga menyoroti ketidakmampuan Harimau Malaya memecahkan pertahanan Garuda lewat tajuk “Harimau Malaya Menemui Jalan Buntu Melawan 10 Pemain, Indonesia Memarkir Bus”.
Harian Metro tidak kalah menyoroti persoalan yang sama melalui tajuk “Harimau Malaya Gagal Memahami skuad Garuda yang Timpang”.
Sementara itu, Buletin TV3 memilih tajuk “Harimau Malaya Mengikat Garuda di Gelora Bung Karno” untuk menggambarkan hasil akhir pertandingan antara kedua negara tersebut.
Secara statistik, Malaysia memang mendapatkan momentum setelah Indonesia kehilangan Thom Haye pada babak pertama.
Berdasarkan laporan pertandingan, Harimau Malaya mencatat penguasaan bola sebesar 63 persen serta melepaskan 18 percobaan dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, sederet peluang tersebut tidak mampu menghasilkan satu gol pun.
Maarten Paes dan barisan pertahanan Indonesia mampu mempertahankan gawang Garuda tetap steril hingga peluit panjang berbunyi di SUGBK.
Halaman Selanjutnya
Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe pun mengakui bahwa timnya kesulitan menembus pertahanan Indonesia setelah Garuda bermain dengan 10 pemain.