RI Demam Kendaraan Listrik-Data Center, Pabrik Ramai Serbu Daerah Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Permintaan lahan kawasan industri Greater Jakarta pada semester I-2026 datang dari beragam sektor. Data center menjadi salah satu penyumbang utama serapan lahan, disusul sektor makanan dan minuman, manufaktur, hingga industri yang berkaitan dengan kendaraan listrik.
Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat mengatakan aktivitas industri masih terkonsentrasi di beberapa sub-market utama. Bekasi dan Karawang menjadi wilayah dengan transaksi lahan terbesar pada semester pertama 2024.
"Baik, sebagai ringkasan pasar dari performa kawasan industri di Greater Jakarta, kami bisa sampaikan bahwa masih Bekasi dan Karawang saat ini sebagai sub-market dengan transaksi terbesar di semester 1 tahun 2024," ujar Syarifah dalam konpers virtual, Kamis (20/8/2026).
Bekasi dan Karawang juga memiliki basis industri yang relatif kuat sehingga mampu menarik berbagai jenis pengguna lahan. Di sisi lain, kawasan seperti Purwakarta, Cilegon, dan Serang memiliki daya tarik yang berbeda sesuai sektor yang masuk.
Perkembangan ekonomi digital menjadi salah satu pendorong penting permintaan lahan industri. Kebutuhan pusat data meningkat sejalan dengan pertumbuhan aktivitas digital, sehingga lokasi dengan dukungan infrastruktur memadai menjadi sasaran ekspansi.
Selain itu, industri makanan dan minuman serta manufaktur masih menjadi pengguna lahan yang aktif. Sementara itu, perkembangan ekosistem kendaraan listrik mulai menciptakan permintaan baru di sejumlah kawasan industri.
Labourers work at Vinfast auto plant on the occasion of its opening ceremony in Hai Phong city, Vietnam June 14, 2019. REUTERS/Kham Foto: Buruh bekerja di pabrik mobil Vinfast pada kesempatan upacara pembukaannya di kota Hai Phong, Vietnam 14 Juni 2019. REUTERS / Kham
"Kami melihat bahwa occupier yang aktif di semester 1 2024 datang dari data center, F&B, manufacture ya termasuk di level berikutnya ada EV related," kata Syarifah.
Jika dilihat berdasarkan lokasi, kebutuhan setiap sektor juga menunjukkan pola yang berbeda. Bekasi dan Karawang menjadi lokasi penting bagi data center, sementara aktivitas F&B terlihat kuat di Bekasi dan manufaktur memiliki penyerapan yang menonjol di Purwakarta.
Sektor yang berkaitan dengan kendaraan listrik juga mulai membentuk kantong pertumbuhan baru. Cilegon dan Serang menjadi salah satu wilayah yang mencatat aktivitas dari sektor chemical dan EV related, seiring berkembangnya kebutuhan industri pendukung.
"Dan kemudian untuk beberapa sub-market kami temui di paruh pertama tahun 2024 bahwa sub-market-sub-market ini unggul di beberapa serapan atau di beberapa transaksi occupier baru seperti data center ini unggul di Bekasi dan Karawang, kemudian F&B di Bekasi, manufacture kami temui unggul di Purwakarta serapannya, dan kemudian chemical dan EV related di Cilegon," ujar Syarifah.
Masuknya data center, manufaktur, F&B, serta industri terkait kendaraan listrik menunjukkan struktur permintaan lahan industri semakin beragam. Pada saat yang sama, pertumbuhan sektor-sektor tersebut ikut mendorong perluasan kawasan industri ke wilayah timur, termasuk Subang, ketika kebutuhan lahan baru terus bertambah.
"Dan kami lihat juga memang aktifnya data center ini tidak terlepas dari apa, ekonomi digital yang terus tumbuh ya dan juga bargaining position kita di ranah regional untuk tumbuhnya teknologi berbasis digital," kata Syarifah.
(fys/wur)
[Gambas:Video CNBC]