Roberto Mancini Kembali Latih Timnas Italia, Andrea Pirlo Tersingkir di Detik Terakhir

Roberto Mancini dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk kembali menangani Timnas Italia. Keputusan itu muncul setelah proses penunjukan pelatih baru berubah menjadi drama, termasuk batalnya Andrea Pirlo yang sempat berada di ambang kursi pelatih Gli Azzurri.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) akhirnya kembali mempercayakan tim nasional kepada Mancini, sosok yang pernah membawa Italia menjuarai Euro 2020. Langkah tersebut diambil setelah sejumlah negosiasi dengan kandidat lain tidak membuahkan hasil.
Mancini Dipilih Setelah Pirlo Gagal Ditunjuk
Menurut laporan Fabrizio Romano, Mancini siap memulai periode keduanya bersama Italia. Pelatih berusia 61 tahun itu baru saja meninggalkan klub Qatar, Al-Sadd, bulan lalu sehingga kini tersedia untuk menerima pekerjaan baru.
Posisi pelatih Timnas Italia memang kosong setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri pada April lalu. FIGC kemudian bergerak mencari pengganti, tetapi prosesnya tidak berjalan mulus.
Andrea Pirlo sebenarnya sempat menjadi kandidat terkuat. Namun, rencana penunjukannya dibatalkan pada saat-saat terakhir setelah Presiden FIGC, Giovanni Malago, menolak memberikan persetujuan.
Keputusan itu dipicu oleh peran Pirlo sebagai duta sebuah perusahaan taruhan asal Rusia.
BACA JUGA:
Negosiasi Guardiola Ikut Berakhir Buntu
Sebelum kembali menghubungi Mancini, FIGC juga sempat mencoba mendatangkan Pep Guardiola yang tersedia setelah meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu.
Akan tetapi, pembicaraan tersebut tidak mencapai kata sepakat. Salah satu penghambat utama disebut berasal dari tuntutan gaji Guardiola yang mencapai sekitar Rp377 miliar per tahun.
Di tengah situasi tersebut, federasi juga kehilangan dua petinggi. Direktur teknik Paolo Maldini dan penasihat Leonardo memilih mundur secara bersamaan setelah baru 16 hari menjalankan tugas mereka.
Kini Mancini diproyeksikan mempersiapkan Italia menghadapi Belgia di ajang UEFA Nations League pada 25 September. Salah satu pekerjaan terbesarnya adalah membangun kembali mental tim setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina pada babak play-off kualifikasi.
Pelatih yang pernah meraih tiga gelar Serie A serta satu trofi Liga Inggris itu diharapkan mampu mengembalikan stabilitas di tengah situasi federasi yang sedang tidak kondusif.
Opini Gilabola.com
Keputusan FIGC memanggil kembali Roberto Mancini menunjukkan bahwa pengalaman menjadi faktor yang lebih diprioritaskan dibanding mencari sosok baru.
Setelah proses pergantian pelatih dipenuhi kegagalan negosiasi dan polemik internal, federasi tampaknya membutuhkan figur yang sudah memahami kultur Timnas Italia.
Kini tugas berat Mancini adalah memulihkan kepercayaan diri skuad setelah rentetan hasil mengecewakan.
- TAGS
- Roberto Mancini
- Timnas Italia