RSUD Bob Bazar umumkan dua jenazah tanpa identitas
Lampung Selatan (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Bob Bazar, SKM, Kabupaten Lampung Selatan mengumumkan keberadaan dua jenazah laki-laki tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi pembusukan lanjut, untuk membantu proses identifikasi serta mempercepat pencarian pihak keluarga.
Direktur RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Djohardi di Kalianda, Senin, mengatakan hingga saat ini belum ada keluarga maupun kerabat yang datang untuk memastikan identitas kedua jenazah tersebut.
“Bila ada pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, dapat segera menghubungi Humas RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM,” ujar dia.
Ia menjelaskan jenazah pertama diterima RSUD dari petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Penengahan pada 18 Juli 2026 setelah ditemukan di pinggir Pantai Legundi, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, dalam kondisi pembusukan lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan tinggi badan antara 135 hingga 160 sentimeter dan usia sekitar 25 sampai 45 tahun. Kondisi jasad sudah tidak utuh dengan panjang sisa tubuh sekitar 115 sentimeter.
Di lokasi penemuan juga ditemukan potongan karet ban berwarna hitam. Korban diketahui mengenakan kaos bertudung tanpa lengan bertuliskan “ABU Gracia” berwarna ungu, merah, dan putih bergambar tulang ikan, kaos lengan panjang bertuliskan “TERYOSO KMH 189” berwarna biru gelap, serta celana training biru dongker dengan dua garis di sisi kanan dan kiri.
Dari pemeriksaan medis, perkiraan waktu kematian korban lebih dari satu bulan hingga kurang dari dua bulan sebelum pemeriksaan dilakukan.
Sementara itu, jenazah kedua diterima RSUD dr. H. Bob Bazar pada 20 Juli 2026 dari Polsek Penengahan setelah ditemukan di perairan Kepulauan Kandang dalam kondisi pembusukan lanjut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan tinggi badan sekitar 155 sentimeter dan usia antara 35 hingga 50 tahun. Pemeriksaan luar menunjukkan tulang tengkorak masih lengkap, namun tulang rahang bawah tidak ditemukan serta terdapat perubahan warna kemerahan pada kedua tangan.
Korban mengenakan kaos lengan panjang bertudung berwarna biru navy bertuliskan “Klampis (Back to Life)” dengan gambar bintang ukuran XL. Pada bagian belakang bawah sisi kanan terdapat tulisan “DOA IBU/MAS SIPIT”, sedangkan pada bagian punggung bertuliskan “KAWAN SEJALAN”.
Perkiraan waktu kematian korban berkisar antara dua hingga enam minggu sebelum pemeriksaan dilakukan.
Oleh karena itu, ia berharap informasi tersebut dapat diketahui masyarakat secara luas, sehingga identitas kedua korban segera terungkap dan keluarga dapat memperoleh kepastian terkait keberadaan anggota keluarganya.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi yang dapat membantu proses identifikasi diminta segera menghubungi petugas RSUD atas nama Suprinato melalui nomor 0813-6900-2524.
Konfirmasi identitas dibuka selama 3 x 24 jam sejak pengumuman diterbitkan atau paling lambat Senin, 3 Agustus 2026 agar proses penanganan jenazah dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.