peezycoineth.vip

Rusia Lancarkan Serangan Besar ke Ukraina, 8 Orang Tewas

2026-07-20 04:16

Liputan6.com, Kyiv - Rusia melancarkan gelombang serangan rudal balistik dan drone ke Ukraina yang menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai puluhan lainnya, menurut para pejabat.

Dikutip dari BBC, Senin (20/7/2026), empat orang tewas di Kota Kharkiv, wilayah timur laut Ukraina, sementara seorang perempuan lanjut usia meninggal di ibu kota Kyiv. Dua korban jiwa lainnya dilaporkan di Zaporizhzhia, wilayah selatan, dan satu orang tewas di Sumy, wilayah timur laut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan ke Kyiv sebagai "salah satu serangan rudal balistik terbesar" sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh pada 2022.

Pada Minggu (19/7) malam, angkatan laut Ukraina menyatakan lima orang tewas setelah sebuah kapal kargo sipil milik Turki yang mengangkut gandum dihantam rudal Rusia di Laut Hitam. Hingga kini, Rusia belum memberikan komentar.

Di sisi lain, Ukraina menyatakan telah menyerang tiga kapal tanker minyak Rusia di Laut Hitam serta tiga depot minyak di wilayah Stavropol, Rusia bagian selatan. Zelensky mengatakan sasaran tersebut merupakan target yang "membiayai agresi Rusia".

Sejumlah wilayah di sekitar Kyiv menjadi sasaran serangan semalam. Militer Ukraina menyatakan sistem pertahanan udara di ibu kota berhasil menembak jatuh 18 dari 41 rudal yang diluncurkan. Sistem tersebut juga mencegat 108 drone.

Kepala wilayah Kharkiv, Oleh Syniehubov, mengatakan sebuah terminal pos di pinggiran kota menjadi sasaran serangan. Empat pria berusia antara 24 hingga 62 tahun tewas, sementara beberapa korban luka berada dalam kondisi serius.

Dalam pesan di Telegram, Zelenskyy menyatakan bahwa selama sepekan terakhir Rusia telah "menggunakan sekitar 1.450 drone serang, lebih dari 1.640 bom berpemandu, dan 99 rudal dari berbagai jenis terhadap Ukraina".

Zelensky juga mengunggah informasi mengenai serangan Ukraina.

"Unit SBU (dinas keamanan) menyerang tiga depot minyak di wilayah Stavropol secara bersamaan, sementara unit Angkatan Bersenjata kami menyerang satu fasilitas sektor bahan bakar lainnya di wilayah yang sama," ujarnya.

"Serangan presisi terhadap tiga kapal tanker 'shadow fleet' Rusia di Laut Hitam telah tercatat. Saya berterima kasih kepada setiap unit kami yang membantu menumbuhkan kesadaran di Rusia bahwa perang ini harus diakhiri."