Saham IBM Anjlok Lebih dari 23 Persen, Belanja Klien Beralih ke Server dan Cip Memori
Bagikan:
JAKARTA – Saham IBM jatuh lebih dari 23 persen dalam perdagangan prapasar, Selasa, setelah hasil awal kuartal kedua perusahaan teknologi itu meleset dari perkiraan pasar.
Menurut laporan Anadolu Agency yang dikutip Selasa, 14 Juli, IBM membukukan laba yang disesuaikan sebesar 2,93 dolar AS per saham dengan pendapatan 17,2 miliar dolar AS selama tiga bulan yang berakhir pada Juni.
Pendapatan masih tumbuh 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba yang disesuaikan per saham juga naik 5 persen. Namun, kedua angka itu tetap di bawah perkiraan analis.
Pendapatan perangkat lunak naik 5 persen secara tahunan. Pendapatan konsultasi tidak berubah, sedangkan pendapatan infrastruktur turun 7 persen.
CEO IBM Arvind Krishna mengatakan hasil yang lebih lemah dari perkiraan dipengaruhi keputusan pelanggan mengalihkan belanja modal ke server, perangkat penyimpanan data, dan cip memori.
BACA JUGA:
Perubahan itu terjadi pada pekan-pekan terakhir Juni. Pelanggan berupaya mengamankan perangkat infrastruktur yang pasokannya terbatas sebelum harga diperkirakan naik.
IBM telah memperkirakan adanya dampak dari keterbatasan rantai pasok, tetapi tidak menyangka perubahan prioritas belanja pelanggan akan sebesar itu.
“Kami tidak mengantisipasi besarnya perubahan prioritas belanja modal tersebut,” kata Krishna dalam surat kepada investor dikutip Anadolu.
Krishna juga mengakui adanya masalah dalam penyelesaian transaksi di internal IBM. Sejumlah transaksi besar tidak selesai sesuai jadwal dan menjadi penyebab utama laba perusahaan meleset dari perkiraan.
“Kondisi ini menuntut tim kami bekerja tanpa kesalahan, dan pada kuartal ini kami gagal,” ujarnya.
Kinerja bisnis infrastruktur komputer bingkai utama atau mainframe serta perangkat lunak pemrosesan transaksi juga ikut menekan hasil kuartalan. Mainframe merupakan komputer berkapasitas besar yang digunakan perusahaan untuk mengolah transaksi dan data dalam jumlah sangat banyak.
IBM mencatat margin laba kotor yang disesuaikan sebesar 59,4 persen, turun 70 basis poin dibandingkan setahun sebelumnya. Penurunan 70 basis poin setara dengan 0,7 poin persentase.
Arus kas bebas IBM selama semester pertama 2026 mencapai 4,8 miliar dolar AS.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+