peezycoineth.vip

Satgas Karhutla Bangka berhasil tangani 345 titik lokasi kebakaran - ANTARA News Bangka Belitung

2026-09-16 12:28

Sungailiat (ANTARA) - Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menangani 345 titik kebakaran hutan dan lahan di daerah itu selama musim kemarau.

"Tercatat sampai saat ini kami berhasil menangani 345 titik karhutla yang tersebar di sejumlah wilayah kecamatan," kata Ketua Satgas Karhutla Bangka, Ahmad Suherman di Sungailiat, Rabu. 

Ia mengatakan, ratusan titik api itu membakar kawasan hutan mencapai luas 610,95 hektare. Luas kebakaran tersebut cenderung mengalami peningkatan di banding sebelumnya karena setiap hari tim Damkar menerima laporan kebakaran dari masyarakat.

"Kasus kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengakibatkan kerusakan lingkungan di kawasan itu dan polusi udara akibat asap," kata dia.

Akibat kebakaran hutan kata dia, pihaknya mendapatkan laporan ada rumah warga yang ludes terbakar dipicu api menjalar dari kebakaran hutan yang tidak jauh dari rumah korban.

"Dalam kasus karhutla, kami tidak hanya melakukan pemadaman api oleh tim Damkar dan pihak lain, tetapi juga melakukan upaya koordinasi dengan semua pihak supaya kasus ini tidak semakin meluas membakar hutan," ujar dia.

Ahmad Suherman mengakui, dalam penanganan dan pencegahan karhutla harus dilakukan terpadu dan berkelanjutan karena kondisi musim kemarau belum diketahui sampai kapan berakhir.

"Tim Satgas Karhutla yang melibatkan TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, lembaga BUMN serta lembaga dan organisasi lain sudah cukup maksimal di lapangan melakukan penanganan dan pencegahan karhutla," kata dia.

Menurut dia, dari kasus karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Bangka seperti di kawasan Lintas Timur Sungailiat, kawasan hutan di Pantai Matras Sungailiat dan tempat lain, sebagian besar disebabkan oleh kelalaian oknum masyarakat baik dengan cara sengaja dibakar atau alasan yang lain.

Pewarta: Kasmono
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.