Schaeffler Perkenalkan Portofolio Aftermarket Roda Dua di Indonesia Lewat Automechanika Jakarta |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepeda motor menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat Indonesia, sekaligus membuka pasar yang besar bagi industri suku cadang dan layanan perawatan kendaraan. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Schaeffler ketika memperluas portofolio bisnis aftermarket di Indonesia.
PT Schaeffler Solutions Indonesia untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam Automechanika Jakarta 2026 yang berlangsung pada 24-27 September di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Banten. Dalam pameran tersebut, Schaeffler memperkenalkan lini produk aftermarket khusus kendaraan roda dua untuk pasar Indonesia.
Peluncuran tersebut memperluas portofolio Schaeffler di sektor kendaraan roda dua. Produk yang ditawarkan menggunakan pendekatan berbasis Original Equipment (OE) dan ditujukan untuk mendukung kebutuhan distributor serta bengkel di Indonesia.
President Director PT Schaeffler Solutions Indonesia Craig Edwards mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar kendaraan roda dua yang penting bagi strategi pengembangan bisnis aftermarket Schaeffler di Asia Tenggara.
“Indonesia merupakan salah satu pasar kendaraan roda dua terbesar dan paling dinamis di dunia, menjadikannya fokus utama dalam strategi pertumbuhan aftermarket Schaeffler di Asia Tenggara,” ujar Craig.
Menurut dia, kehadiran perdana Schaeffler di Automechanika Jakarta sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk dan keahlian teknis perusahaan kepada pelaku industri aftermarket di Indonesia.
Selain kendaraan roda dua, Schaeffler melalui divisi Vehicle Lifetime Solutions menampilkan portofolio aftermarket untuk berbagai jenis kendaraan. Produk tersebut mencakup kebutuhan kendaraan penumpang bermesin pembakaran internal (ICE), kendaraan komersial, hingga traktor.
Portofolio tersebut tidak hanya mencakup komponen perbaikan, tetapi juga dukungan teknis dan program pelatihan bagi pelaku aftermarket. Schaeffler menyatakan pendekatan tersebut ditujukan untuk membantu distributor dan bengkel mengikuti perkembangan teknologi kendaraan.
Vice President Vehicle Lifetime Solutions Japan & Southeast Asia Schaeffler Chatchawan Somjeen mengatakan perkembangan teknologi kendaraan membuat kebutuhan industri aftermarket ikut berubah. Karena itu, perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga keahlian teknis dan pelatihan.
“Lebih dari sekadar produk, kami berfokus membantu para mitra meningkatkan kapabilitas mereka melalui keahlian teknis, pelatihan, dan kolaborasi jangka panjang,” kata Chatchawan.
Menurut Chatchawan, Indonesia merupakan salah satu pasar penting Schaeffler di Asia Tenggara karena memiliki pasar aftermarket yang dinamis. Kehadiran di Automechanika Jakarta menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas hubungan dengan pelaku industri dan pelanggan di Indonesia.
Schaeffler membawa tema “Sustaining Motion. Pioneering Future.” dalam keikutsertaannya di Automechanika Jakarta 2026. Tema tersebut mencerminkan portofolio perusahaan yang mencakup kebutuhan kendaraan sepanjang siklus hidupnya, dari kendaraan dengan mesin pembakaran internal hingga perkembangan mobilitas masa depan.
Menjawab pertanyaan Republika tentang tren motor listrik di Indonesia, Chatchawan mengatakan Schaeffler akan terus memantau perkembangan tren di Indonesia untuk menghadirkan produk yang dibutuhkan masyarakat. Menurut dia, pabrik Schaeffler di Jerman juga terus melakukan pengembangan untuk produk-produk EV.
Automechanika Jakarta 2026 merupakan penyelenggaraan perdana di Indonesia pameran seri otomotif terkenal yang digelar oleh organiser Messe Frankfurt di sejumlah kota di dunia. Di Indonesia, ajang ini mempertemukan pelaku industri komponen, suku cadang, teknologi, peralatan bengkel, dan layanan otomotif dari Indonesia serta mancanegara.