peezycoineth.vip

Sekda Denpasar: Budaya sekolah nyaman dan aman bukan sekadar program - ANTARA News Bali

2026-07-14 21:18

Denpasar (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menekankan pentingnya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

"Budaya sekolah aman dan nyaman bukan sekadar program, melainkan komitmen kita semua untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di sekolah," kata Eddy Mulya kepada ratusan siswa saat menjadi pembicara pada hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP PGRI 2 Denpasar, Selasa.

Sekda yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kota Denpasar itu menyampaikan materi kepada lebih dari 300 siswa baru.

Menurut Eddy Mulya, Budaya Sekolah Aman dan Nyaman bukan sekadar program, tetapi merupakan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang memberikan rasa aman bagi seluruh peserta didik.

Ia mengatakan sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah kedua bagi siswa untuk tumbuh, berkreasi, dan mengembangkan potensi tanpa rasa takut terhadap kekerasan, intimidasi, maupun diskriminasi.

"Selain tempat belajar, sekolah juga adalah rumah kedua bagi kalian untuk tumbuh, berkreasi, dan mengembangkan potensi tanpa rasa takut terhadap kekerasan, intimidasi, maupun diskriminasi," kata

Selain menyampaikan pesan kepada siswa, Sekda juga mengajak kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan orang tua untuk bersama-sama membangun budaya saling menghormati dan saling peduli demi terciptanya lingkungan belajar yang sehat.

Menurutnya, upaya menciptakan suasana belajar yang positif akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus pembentukan karakter peserta didik.

Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Ayu Sri Wahyuni, mengapresiasi kehadiran Sekda dalam kegiatan MPLS. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan untuk membangun karakter siswa sejak awal tahun ajaran baru.

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.