Sekjen Kao: Dialog sepanjang AMM cerminkan semangat diplomasi ASEAN
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menilai berbagai dialog dan perundingan yang berjalan selama Pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-59 pekan lalu telah mencerminkan langgengnya semangat “diplomasi ASEAN”.
“Apa yang kita lihat adalah keberhasilan diplomasi ASEAN yang menunjukkan bahwa yang paling penting adalah kita harus terus mendorong rasa saling percaya antara satu sama lain,” kata Kao saat menyampaikan refleksi pribadinya terkait pelaksanaan Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-59 kepada pers di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan, ASEAN harus memastikan kerja sama yang terjalin menelurkan hasil konkret melalui program, proyek, dan kegiatan beragam yang dikerjakan dengan saling mendukung satu sama lain.
Kao menilai bahwa pada setiap dialog dalam AMM ke-59, semua pihak terus menegaskan pentingnya meningkatkan dan memperluas kemitraan antara ASEAN dan satu per satu mitranya melalui mekanisme ASEAN.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa semangat “diplomasi ASEAN” terlihat dari betapa lugas dan guyubnya para menteri dan pejabat tinggi dalam menyampaikan pandangan mereka. Realitas ini menunjukkan sikap toleransi dan mampu menghargai perbedaan pendapat.
“Mereka tidak ragu-ragu mengungkit suatu isu tertentu. Bisa saja isu tersebut sangat mengusik pihak lain, tetapi pembicaraan tetap dilakukan dan mereka pun dapat berdiskusi secara mendalam,” kata Sekjen ASEAN.
Sikap harmonis tersebut, ucap dia, tampak di berbagai sesi pertemuan AMM baik pada sesi pleno, sesi retreat, hingga pertemuan dengan para mitra wicara ASEAN maupun pertemuan bilateral di sela-sela AMM.
“Pada akhirnya, semuanya adalah soal bagaimana kita mendorong kerja sama dan kemitraan yang menguntungkan bagi kita semua, khususnya masyarakat kita, dan tentu saja negara-negara yang terlibat,” kata Kao.
Menurut laporan Filipina, tuan rumah AMM ke-59, sepanjang berlangsungnya pertemuan ASEAN tersebut, lebih dari 120 sesi pertemuan bilateral telah digelar, katanya.
Ia pun mengaku berpartisipasi langsung dalam 15 pertemuan bilateral di antaranya, termasuk pertemuan dadakan yang dilakukan di sela-sela rapat yang lebih besar.
Baca juga: Sekjen Kao: Timor Leste semakin tingkatkan peran anggota penuh ASEAN
Baca juga: ASEAN terus desak pelucutan senjata nuklir di tengah ketegangan global
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.