Semangat gotong royong, PDIP himpun bantuan untuk korban gempa NTT
Semangat gotong royong, PDIP himpun bantuan untuk korban gempa NTT
Senin, 24 Agustus 2026 22:04 WIB
PDI Perjuangan secara simbolis menyerahkan bantuan yang digalang secara gotong royong sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). (ANTARA/HO-PDIP)
Jakarta (ANTARA) - PDI Perjuangan secara simbolis menyerahkan bantuan yang digalang secara gotong royong sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Bantuan tersebut digalang lewat ajang Soekarno Cup dan diserahkan Ketua DPP PDIP sekaligus inisiator penyelenggaraan Soekarno Cup Prananda Prabowo kepada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan NTT Yunus Takandewa di Surabaya, Senin.
Adapun bantuan itu berupa dana sebesar Rp545 juta.
Pihak panitia menyampaikan bahwa momentum final Soekarno Cup tidak hanya menjadi puncak kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun kepedulian dan semangat gotong royong terhadap masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
Pada kesempatan itu, Prananda turut didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, serta Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026 Komarudin Watubun.
Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar Soekarno Cup kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa.
Semangat solidaritas ini sekaligus menjadi bagian dari nilai kemanusiaan dan gotong royong yang ingin dibangun melalui penyelenggaraan Soekarno Cup.
Panitia juga berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pada masa penanganan pascabencana.
Tak hanya itu, ajakan untuk mendoakan para korban segera pulih.
"Jadi, bukan hanya mencari pemenang, tapi malam hari ini semua mata di Soekarno Cup 2026 juga melihat bagaimana saudara-saudara kita yang terjadi musibah di NTT. Malam hari ini adalah bentuk solidaritas untuk mengirimkan doa kepada seluruh keluarga kita yang terkena musibah di NTT," kata pembawa acara Soekarno Cup 2026.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Soekarno Cup digagas sebagai kompetisi sepak bola yang berangkat dari akar rumput sebab yang dibangun bukan hanya prestasi, namun juga kultur disiplin dan mengejar prestasi dalam kerjasama team.
"PDI Perjuangan meletakkan DNA sepak bola berbasis kemampuan teknik sepak bola yang menjadi basis kemampuan individu dan disatukan dalam kerja sama tim, lengkap dengan nilai-nilai sportivitas dan ketaatan pada aturan main, serta berdedikasi pada bangsa dan negara," ujar Hasto.
Pada partai puncak di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, hari ini, Tim Banteng Jawa Barat dan Tim Banteng Bali memperebutkan gelar juara Soekarno Cup 2026.
Pertandingan tersebut menjadi penutup rangkaian kompetisi sekaligus momentum untuk memperkuat persaudaraan melalui sepak bola.
Hasto menambahkan kehadiran Megawati Soekarnoputri dalam laga final sekaligus menegaskan dukungan terhadap olahraga sebagai salah satu ruang untuk membangun karakter generasi muda, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan semangat kebangsaan.
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.