Semester I 2026, bank bjb Catat Laba Rp783 Miliar dan Aset Rp228,2 Triliun
Bagikan:
BANDUNG – bank bjb kembali mencatatkan kinerja positif pada Semester I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp783 miliar atau tumbuh 58,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh strategi growth with quality yang berfokus pada penguatan fundamental bisnis, efisiensi operasional, transformasi digital, serta pengembangan pembiayaan berbasis ekosistem pemerintah daerah.
Kinerja tersebut disampaikan dalam Public Expose bank bjb 2026 yang dihadiri investor, analis pasar modal, dan publik di Menara bank bjb, Bandung, Rabu 29 Juli.
Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna mengatakan capaian kinerja Semester I 2026 menunjukkan strategi pertumbuhan yang dijalankan perseroan mampu menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, kualitas aset, dan profitabilitas.
"Pertumbuhan laba yang kami catatkan merupakan hasil dari implementasi strategi growth with quality yang kami jalankan secara konsisten. Fokus kami tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga memastikan kualitas aset tetap terjaga, efisiensi meningkat, serta transformasi digital terus memberikan nilai tambah bagi nasabah dan pemegang saham," ujar Ayi.
Secara konsolidasi, bank bjb membukukan total aset sebesar Rp228,2 triliun hingga Semester I 2026. Dari jumlah tersebut, perusahaan anak menyumbang aset sebesar Rp44,2 triliun atau sekitar 19,4 persen terhadap total aset Grup bjb.
Di sisi intermediasi, penyaluran kredit dan pembiayaan secara konsolidasi mencapai Rp140,4 triliun, terdiri atas kredit bank induk sebesar Rp111,1 triliun dan kontribusi perusahaan anak Rp29,3 triliun.
Segmen konsumer masih menjadi penopang utama portofolio kredit dengan outstanding mencapai Rp74,2 triliun atau sekitar 66,8 persen dari total kredit. Kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) hanya 0,56 persen.
Selain mempertahankan kekuatan pada segmen konsumer, bank bjb juga memperluas sumber pertumbuhan melalui pembiayaan nonkonsumer, khususnya kepada pemerintah daerah. Perseroan menilai kebutuhan pembiayaan pembangunan daerah masih memiliki prospek yang positif seiring berlanjutnya berbagai program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Untuk mendukung strategi tersebut, bank bjb terus menyempurnakan proses bisnis melalui implementasi Commercial Business Centre(CBC) guna meningkatkan efektivitas proses kredit, memperkuat tata kelola, serta menjaga kualitas pembiayaan.
Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) secara konsolidasi mencapai Rp160,9 triliun hingga Juni 2026. Perseroan juga terus memperkuat struktur pendanaan dengan meningkatkan porsi dana murah (CASA) melalui kerja sama payroll, peningkatan transaksi nasabah, dan optimalisasi layanan digital.
Transformasi digital turut menunjukkan hasil positif. Melalui aplikasi DIGI bank bjb, pembukaan rekening tabungan secara digital mencapai sekitar 12.000 rekening baru setiap bulan, yang diharapkan mampu memperluas basis nasabah sekaligus meningkatkan penghimpunan dana murah secara berkelanjutan.
Dari sisi profitabilitas, pendapatan bunga bersih meningkat lebih dari 9,1 persen secara tahunan, sementara fee based income mencapai Rp1,1 triliun. Perseroan juga berhasil menekan beban operasional sekitar 5,4 persen sehingga laba operasional sebelum Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) melonjak lebih dari 34,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kombinasi pertumbuhan pendapatan, efisiensi biaya, dan kualitas aset yang tetap terjaga mendorong laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp783 miliar atau tumbuh 58,8 persen secara tahunan.
BACA JUGA:
Ayi menambahkan, pada Semester II 2026 bank bjb akan terus memperkuat transformasi bisnis melalui pengembangan layanan digital, peningkatan dana murah, penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin.
"Kami optimistis kinerja positif ini dapat terus berlanjut. Dengan fundamental yang semakin kuat, inovasi yang berkesinambungan, dan tata kelola perusahaan yang baik, bank bjb siap memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Ayi.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+