Sering Gagal Nabung? Coba Terapkan Metode Pos Keuangan untuk Capai Life Goals
Bagikan:
JAKARTA – Menabung sering kali terasa mudah di awal, tetapi sulit dipertahankan ketika kebutuhan terus berdatangan. Gaji yang baru saja masuk rekening bisa habis tanpa terasa karena digunakan untuk berbagai keperluan sekaligus.
Tak heran jika banyak orang merasa sudah bekerja keras, tetapi tujuan finansial seperti liburan, dana darurat, membeli rumah, atau memulai bisnis justru terasa semakin jauh.
Belakangan, semakin banyak orang mulai menerapkan cara yang lebih sederhana, yakni membagi uang ke dalam beberapa pos atau kantong keuangan sesuai tujuan.
Metode ini dinilai membantu seseorang lebih sadar terhadap prioritas pengeluaran sekaligus mengurangi kebiasaan mengambil uang tabungan untuk kebutuhan yang tidak direncanakan.
Alih-alih hanya memiliki satu rekening untuk semua kebutuhan, setiap tujuan memiliki "rumahnya" masing-masing. Misalnya, ada pos khusus untuk kebutuhan harian, dana darurat, investasi, liburan, hingga mengejar impian jangka panjang.
Dengan cara ini, seseorang bisa lebih mudah memantau perkembangan setiap target tanpa harus mencampur seluruh uang dalam satu tempat.
Pendekatan tersebut juga menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat. Sebab, mengelola uang bukan semata soal besar kecilnya pendapatan, melainkan bagaimana seseorang menempatkan uang sesuai prioritas hidupnya.
Pandangan itu yang mendorong Bank Jago menghadirkan fitur Inspirasi Kantong di aplikasi mereka. Fitur tersebut membantu pengguna menyusun berbagai kantong keuangan berdasarkan tujuan, kebiasaan, serta karakter dalam mengelola uang.
"Setiap orang memiliki tujuan dan cara mengelola uang yang berbeda, untuk itu kami menghadirkan Inspirasi Kantong untuk membantu pengguna menemukan ide komposisi kantong yang sesuai dan relevan dengan situasi dan keuangan personal mereka di Aplikasi Jago," ungkap Michael Hartawan, Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago dalam keterangannya kepada VOI, Senin, 13 Juni.
Untuk memahami bagaimana setiap orang mengelola uang, Bank Jago juga menggelar Reality Challenge: Seni Menempatkan Uang yang melibatkan 10 peserta dari latar belakang dan profesi berbeda. Masing-masing memperoleh dana tambahan dalam jumlah yang sama untuk dikelola selama 30 hari.
BACA JUGA:
Menariknya, sebelum tantangan dimulai, sebagian besar peserta mengaku lebih memilih memiliki uang lebih banyak dibandingkan kemampuan mengelola uang. Namun setelah menjalani tantangan tersebut, sebagian besar justru mengubah pandangannya.
"Sebelum Reality Challenge dimulai, peserta diberikan pertanyaan sederhana, yaitu ´Jika diberi pilihan, mana yang akan dipilih, memiliki lebih banyak uang atau menjadi lebih jago mengelola uang?.´ Hasilnya menunjukkan perubahan cara pandang yang menarik. Ketika setiap orang menerima jumlah uang yang sama yang lebih menentukan adalah bukan nominal uangnya tetap cara mengelola uang sesuai tujuan, prioritas, dan hidup masing-masing orang,” tutur Michael.
Pengalaman para peserta menunjukkan setiap orang memiliki definisi tujuan hidup yang berbeda. Ada yang ingin membangun usaha, ada yang mempersiapkan dana pendidikan, menjaga kestabilan keuangan keluarga, hingga mengejar impian memberangkatkan orang tua beribadah atau mewujudkan perjalanan ke luar negeri.
Seorang peserta bernama Andini, misalnya, memanfaatkan pembagian pos keuangan untuk memisahkan dana operasional kelas yoga, pembelian bahan baku, hingga pengembangan bisnis wellness yang sedang dirintis. Sementara peserta lain memilih mengalokasikan uang untuk mengejar target konser musik sekaligus mempersiapkan dana umrah bagi orang tua.
Perjalanan setiap peserta pun berbeda-beda karena tidak ada aturan khusus mengenai bagaimana uang tersebut harus digunakan.
"Tidak ada naskah, tidak ada arahan mengenai keputusan yang harus diambil. Hasilnya, setiap peserta menghadirkan reaksi, cerita, dan perjalanan yang berbeda dan otentik tentang cara mereka memprioritaskan uang sesuai kebutuhan dan tujuan hidup masing-masing,” ujar Michael.
Bagi banyak anak muda, metode membuat beberapa pos keuangan sebenarnya dapat diterapkan tanpa harus rumit. Langkah pertama bisa dimulai dengan menentukan tujuan yang paling penting, seperti kebutuhan sehari-hari, dana darurat, tabungan, hiburan, atau target besar yang ingin dicapai dalam beberapa tahun ke depan. Setelah itu, alokasikan sebagian pemasukan secara konsisten ke masing-masing pos.
Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi keputusan impulsif karena setiap uang sudah memiliki fungsi yang jelas sejak awal. Selain itu, perkembangan menuju target juga menjadi lebih mudah dipantau sehingga proses mencapai life goals terasa lebih realistis.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+