peezycoineth.vip

Sheila Dara Ungkap Kisah Emosional di Balik Kebaya dalam Film Jalan Pulang

2026-07-23 06:31

Jakarta -

Memperingati Hari Kebaya Nasional 2026, Bakti Budaya Djarum Foundation merilis film pendek Jalan Pulang. Film yang dibintangi Sheila Dara Aisha ini menghadirkan kisah emosional di balik kebaya.

Setelah menghadirkan Kebaya Kala Kini pada 2024 dan #KitaBerkebaya pada 2025, Bakti Budaya Djarum Foundation melanjutkan kampanye pelestarian kebaya melalui film pendek Jalan Pulang. Berbeda dari dua karya sebelumnya, film ini mengangkat kisah yang lebih personal dan mengajak masyarakat melihat kebaya sebagai penghubung antara masa lalu dan masa kini, yang menyimpan cerita tentang rumah, keluarga, dan asal-usul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melalui Jalan Pulang kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa setiap kebaya menyimpan kisah yang layak diteruskan. Kebaya bukan hanya sesuatu yang dikenakan, tetapi juga membawa jejak keluarga, kenangan, nilai, dan perjalanan hidup yang membentuk siapa diri kita hari ini. Karena itu, merawat kebaya berarti juga merawat memori dan identitas budaya yang diwariskan lintas generasi," ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation saat premier Jalan Pulang di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).

Film Jalan Pulang menghadirkan kisah Dara (pemain Sheila Dara), seorang creative director muda yang mendapat kesempatan me-rebranding rumah mode kebaya legendaris milik Madame Yati (pemain Asri Welas). Ketika berbagai gagasan modern yang ia tawarkan ditolak, Dara mulai mempertanyakan cara pandangnya sendiri terhadap kebaya.

Film Jalan PulangPremier Film Jalan Pulang Foto: Dok. Indonesia Kaya, Instagram Sheila Dara Aisha

Pencarian itu membawanya pulang ke rumah sang ibu (pemain Widyawati). Di tengah tumpukan kebaya lama yang hendak disumbangkan, Dara menemukan kembali kenangan, kasih sayang, dan jejak kehidupan keluarganya. Penemuan tersebut mengubah cara pandangnya dan membawanya memahami bahwa sehelai kebaya dapat menyimpan kisah yang melintasi waktu.

Film Jalan Pulang yang disutradarai oleh Bramsky, menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, memperlihatkan bagaimana warisan budaya seringkali hidup melalui hal-hal sederhana di dalam keluarga. Film ini ingin mengajak penonton melihat kebaya melalui perspektif yang lebih personal. Kebaya tidak hanya hadir sebagai simbol budaya, tetapi juga menjadi saksi perjalanan hidup yang menyimpan memori tentang rumah, keluarga, dan akar yang membentuk identitas seseorang.

"Melalui Jalan Pulang, saya ingin mengajak penonton melihat kebaya bukan sebagai benda yang hanya dikenakan pada momen tertentu, melainkan sebagai saksi perjalanan hidup. Di balik setiap lipatan kainnya ada kenangan, ada rumah, ada ibu, ada keluarga, dan ada identitas yang sering kali baru kita sadari nilainya ketika kita mencoba mencarinya kembali. Saya berharap film ini membuat kita tidak hanya ingin mengenakan kebaya, tetapi juga ingin mendengar dan meneruskan cerita yang dibawanya," ujar Bramsky, Sutradara Jalan Pulang.

Bagi Sheila Dara kebaya tidak pernah sekadar pakaian, melainkan bagian dari kenangan yang telah hadir sejak masa kecil melalui berbagai momen penting bersama keluarga. Karena itu, saat membaca naskah Jalan Pulang, ia langsung merasa memiliki kedekatan dengan karakter Dara.

"Perjalanannya membuat saya kembali menyadari bahwa di balik setiap kebaya selalu ada cerita tentang rumah, keluarga, dan perjalanan hidup yang membentuk diri kita. Film pendek ini terasa sangat personal dan emosional bagi saya karena mengingatkan bahwa warisan yang paling berharga bukan hanya kebayanya, tetapi juga kisah yang menyertainya. Saya berharap setiap orang yang menonton Jalan Pulang bisa menemukan kembali kenangan mereka sendiri dan semakin mencintai kebaya, bukan hanya karena keindahannya, tetapi juga karena makna yang dibawanya," ujar Sheila Dara Aisha.

Renitasari Adrian berharap Jalan Pulang bisa menjadi ajakan untuk melihat kembali hubungan yang dimiliki setiap orang dengan kebaya. Tidak sedikit kebaya yang diwariskan dari ibu kepada anak, dari nenek kepada cucu, atau dikenakan dalam berbagai momen penting kehidupan. Di balik setiap helainya tersimpan kenangan yang membentuk identitas keluarga sekaligus menjadi bagian dari perjalanan budaya Indonesia. Film pendek Jalan Pulang dapat disaksikan melalui kanal YouTube Indonesia Kaya mulai 24 Juli 2026.

(eny/eny)