Siapa Sih Christos Tzolis? Mesin Gol Baru Arsenal Dengan Skill Umpan Mematikan

Empat tahun setelah meninggalkan Liga Inggris dengan cerita yang jauh dari kata mulus, Christos Tzolis kembali ke Inggris lewat pintu yang jauh lebih besar. Arsenal mengeluarkan sekitar 40 juta euro atau sekitar Rp757 miliar untuk mendatangkan winger asal Yunani itu, nilai yang juga menjadi rekor transfer Liga Belgia.
Keputusan tersebut menunjukkan besarnya keyakinan Mikel Arteta terhadap pemain berusia 24 tahun itu. Tzolis diproyeksikan mengisi peran yang sebelumnya ditempati Leandro Trossard setelah tampil impresif bersama Club Brugge sepanjang musim lalu.
Bangkit Setelah Masa Sulit di Norwich
Karier Tzolis sempat berjalan tidak sesuai harapan ketika bergabung dengan Norwich City pada 2021. Didatangkan dari PAOK dengan nilai transfer 10 juta euro, ia kesulitan mendapatkan menit bermain akibat pergantian pelatih dan situasi tim yang berujung degradasi.
Pada Agustus 2023, Norwich meminjamkannya ke Fortuna Düsseldorf dengan opsi pembelian permanen. Langkah itu justru menjadi titik balik kariernya.
Di kasta kedua Jerman, Tzolis mencetak lebih dari 20 gol. Fortuna kemudian mengaktifkan klausul pembelian sebelum menjualnya ke Club Brugge pada musim panas 2024 dengan nilai sekitar 6,5 juta euro.
Bersama klub Belgia tersebut, performanya melesat. Ia mengoleksi 22 gol dan 29 assist di semua kompetisi serta dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Belgia musim lalu.
BACA JUGA:
Senjata Baru Arsenal di Lini Serang
Tzolis merupakan winger berkaki kanan yang lebih sering bermain di sisi kiri sehingga leluasa melakukan cut inside sebelum melepaskan tembakan. Namun, ia juga mampu dimainkan di berbagai posisi lini depan.
Kemampuan menembaknya menjadi salah satu nilai jual utama. Sebagian besar golnya lahir dari pergerakan di sisi kiri sebelum melepaskan tendangan keras melengkung ke arah tiang jauh. Ia juga dikenal berani mengambil banyak tembakan, dengan rata-rata 3,1 percobaan setiap 90 menit musim lalu.
Meski lebih dominan menggunakan kaki kanan, Tzolis juga cukup nyaman memakai kaki kirinya. Ia mampu menusuk dari sisi luar, mengirim umpan silang, memberikan cut back, hingga menyelesaikan peluang dari sudut sempit.
Kontribusinya tak hanya lewat gol. Pergerakan diagonal, kombinasi umpan pendek di sekitar kotak penalti, serta kemampuan membuka ruang untuk rekan setim membuatnya menjadi ancaman dalam berbagai situasi menyerang. Banyak assist yang ia ciptakan lahir dari kombinasi satu-dua sebelum mengirim umpan pendek kepada rekannya.
Keunggulan lain yang dimiliki Tzolis adalah bola mati. Tendangan bebas maupun sepak pojoknya dikenal memiliki kecepatan dan efek melengkung yang menyulitkan lawan. Arsenal yang selama ini mengandalkan situasi bola mati kini mendapat tambahan opsi berkualitas di sektor tersebut.
Masih Ada Yang Bisa Ditingkatkan
Meski tampil luar biasa di Belgia, Tzolis masih memiliki beberapa aspek yang perlu ditingkatkan.
Salah satunya adalah intensitas pressing. Catatan keberhasilan merebut bola lewat tekanan musim lalu masih tergolong sedang, sehingga ia diperkirakan akan dituntut bekerja lebih keras ketika Arsenal kehilangan penguasaan bola.
Kontribusi bertahannya juga diperkirakan akan mendapat perhatian dari Arteta. Walaupun cukup baik dalam duel defensif, tuntutan bermain di Premier League mengharuskannya lebih konsisten membantu pertahanan.
Perubahan terbesar dibanding masa-masanya di Norwich justru terlihat dari pergerakan tanpa bola. Kini Tzolis lebih cepat menyerang ruang sebelum umpan dilepaskan, bukan menunggu bola datang terlebih dahulu. Perkembangan itu membuat permainannya jauh lebih efektif saat menghadapi pertahanan rapat.
Analisis Gilabola.com
Transfer Christos Tzolis terasa sebagai investasi yang menarik bagi Arsenal. Angka sekitar Rp757 miliar memang besar, tetapi klub tampaknya membeli pemain yang sudah jauh lebih matang dibanding saat pertama kali datang ke Inggris bersama Norwich.
Tantangan terbesarnya bukan lagi soal kualitas menyerang, melainkan bagaimana beradaptasi dengan sistem Arteta yang menuntut disiplin tanpa bola dan tidak memberi kebebasan sebesar yang ia nikmati di Club Brugge.
Jika mampu melewati fase adaptasi tersebut, Tzolis berpeluang menjadi salah satu rekrutan paling berpengaruh Arsenal musim ini.
Dapatkan berita dengan ulasan mendalam, serta kabar terbaru hanya di Gilabola.com.
- TAGS
- Arsenal
- Profil Pemain