Sidak SPBU di Aceh, Tim gabungan temukan ini - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Tim gabungan menemukan kendaraan di area SPBU di Aceh yang diduga sebagai kendaraan pelangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
"Saat dilakukan pemeriksaan, di dalam kendaraan tersebut ditemukan beberapa nomor pelat kendaraan yang diduga digunakan untuk melakukan pembelian BBM bersubsidi, serta modifikasi tangki penampungan BBM untuk menampung BBM dalam jumlah lebih besar dari kapasitas standar," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Jumat.
Ia mengatakan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama Pemerintah Provinsi Aceh dan Aparat Penegak Hukum (APH) sebagai upaya mengurangi praktik pelangsir dan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Aceh.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi semakin tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak," katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan, stok BBM di seluruh SPBU yang menjadi lokasi sidak dipastikan tersedia untuk seluruh jenis produk.
"Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Namun, oknum-oknum yang melakukan praktik tidak sesuai ketentuan menjadi tantangan dalam menjaga penyaluran BBM bersubsidi tetap tepat sasaran," katanya.
Karena itu, penguatan koordinasi lintas sektoral menjadi langkah penting agar distribusi energi dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, ia mengatakan seluruh pihak sepakat untuk membentuk Surat Keputusan (SK) Gabungan Penertiban Penyaluran BBM di wilayah Aceh sebagai dasar pelaksanaan pengawasan bersama secara berkelanjutan.
Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.