peezycoineth.vip

Sidang Korupsi Haji, Saksi Ungkap Titipan 1 Juta Dolar AS untuk Pansus DPR

2026-09-29 09:22

Liputan6.com, Jakarta - Komisaris PT Sucofindo Zainal Abidin mengaku sempat dititipi uang sebesar US$1 juta untuk keperluan Panitia Khusus (Pansus) Angket Haji 2024 dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan periode 2023-2024.

Pengakuan itu disampaikan Zainal saat dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026).

Zainal mengatakan peristiwa tersebut bermula saat dirinya bertemu Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, mantan Staf Khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di sebuah kafe di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

Dalam pertemuan itu, Zainal mengaku diminta Gus Alex menerima titipan uang untuk kebutuhan Pansus Angket Haji 2024.

"Beliau nitip, 'Mas, ini aku nitip apa Mas, nitip 1 juta (dolar AS) untuk ya kebutuhan teman-teman Pansus. Barangkali ada 'kebutuhan', kurang lebih begitulah seingat saya," ungkap Zainal di persidangan.

Zainal kemudian mengusulkan agar Gus Alex menyerahkan uang tersebut secara langsung kepada Ace Hasan Syadzily, yang saat itu merupakan pimpinan Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Pansus Angket Haji 2024.

Namun, menurut Zainal, usulan tersebut tidak diterima Ace Hasan.

“Ya sudah, mendingan kasih ke Ace saja, Pak Ace, biar Pak Ace yang mengatur. Dari Pak Ace, kemudian ternyata itu enggak berhasil. Pak Ace enggak mau," terang Zainal.

Setelah itu, Zainal mengaku kembali dihubungi Gus Alex untuk mencari solusi mengenai uang tersebut. Dia kemudian meminta rekannya bernama Khomsin untuk mengamankan uang US$1 juta itu.

"Terus saya perintah ke Khomsin, 'Sin, tolong itu barang kau amankan sampai ada perintah lanjutan dari saya'. Itu perintah saya persis begitu," papar Zainal.

Zainal juga mengaku sempat menemui Nusron Wahid yang saat itu menjabat Ketua Pansus Haji 2024. Pertemuan tersebut dilakukan untuk menyampaikan titipan dari Gus Alex.

“Saya bilang, ‘Kang, ini aku ada titipan.’ Beliau bilang, ‘Enggak usah, enggak usah,’ kata Zainal menirukan percakapannya dengan Nusron Wahid.

Menurut Zainal, penolakan tersebut membuat uang US$1 juta itu tidak berpindah tangan. Khomsin tetap menjadi pihak yang menyimpan dan mengamankan uang tersebut.