Silaturahmi Kapolri dengan TNI dan Kejagung Bukan sekadar Pendingin

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbincang ringan bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam agenda silaturahmi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 13 Juli 2026. (Foto: Humas Polri)
Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang melakukan bersilaturahmi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto beserta jajarannya merupakan keputusan yang tepat dan objektif.
"Hal ini untuk memperkuat soliditas antarlembaga penegak hukum, sekaligus menjaga stabilitas keamanan nasional melalui penguatan sinergi kebangsaan," kata analis kebijakan publik dan sosial-politik nasional, Nasky Putra Tandjung, dikutip Rabu 15 Juli 2026.
Founder Nasky Milenial Center (NMC) itu menilai pertemuan dan komunikasi yang terjalin antara Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI menjadi sinyal positif bagi penguatan koordinasi antarlembaga negara.
Selain menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, kata Nasky, pertemuan tersebut juga dinilai bukan sekadar berfungsi sebagai “pendingin”, melainkan wujud nyata persatuan antarinstitusi negara dalam menegakkan hukum secara adil dan beradab.
Pertemuan tiga pejabat tinggi tersebut menunjukkan komitmen penguatan koordinasi antarlembaga negara dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.
"Khususnya pemberantasan korupsi yang memerlukan sinergi dan kolaborasi lintas institusi secara kolektif,” kata Nasky.
Nasky melihat perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi negara yang besar. Namun, menurutnya, yang lebih penting adalah bagaimana para pemimpin mampu menunjukkan keteladanan melalui dialog, komunikasi, dan semangat kebersamaan.
"Peran Polri, TNI, Kejagung dan elemen masyarakat lainnya adalah garda terdepan dalam menjaga empat pilar kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, dan keutuhan NKRI," kata Nasky.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.